<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237</id><updated>2012-01-15T06:21:19.501-08:00</updated><title type='text'>The JOURNAL</title><subtitle type='html'>Indonesia adalah segala galanya dan  tak ada kekuatan tanpa adanya persatuan... Jadikanlah indonesia bangga dengan putra-putrinya yang setia dan tabah sampai akhir demi nusa dan bangsa... Always live for indonesia...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>31</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-443336264611433763</id><published>2010-03-08T06:23:00.001-08:00</published><updated>2010-03-08T06:24:15.545-08:00</updated><title type='text'>Joe Biden Bicarakan Perdamaian Israel-Palestina</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5UIhleyxDI/AAAAAAAAA2Y/2u5LZenk3yM/s1600-h/081806p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5UIhleyxDI/AAAAAAAAA2Y/2u5LZenk3yM/s320/081806p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446268697464456242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;WASHINGTON -&lt;/strong&gt; Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden, bertolak ke Timur Tengah untuk berunding di Israel, wilayah Palestina dan Jordania, sementara para pejabat Palestina menyetujui perundingan perdamaian tidak langsung yang ditengahi AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biden meninggalkan Washington, Minggu (7/3/2010) malam menuju Jerusalem, tempat ia akan bertemu dengan Presiden Israel Shimon Peres, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pemimpin oposisi Tzipi Livni, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu, ia akan berunding dengan Tony Blair, utusan khusus Kuartet, satu kelompok perunding, serta Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Salam Fayyad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biden, yang datang bersama dengan istrinya Jill, kemudian akan ke Amman, Jordania, Kamis untuk bertemu dengan Raja Jordania Abdullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan ke Mesir dibatalkan karena Presiden Hosni Mubarak tidak berada di negaranya karena menjalani operasi kantong empedu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan itu dilakukan saat Yasser Abed Rabbo, seorang pejabat senior di Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) , mengumumkan Palestina akan memulai perundingan yang ditengahi AS, kendatipun sangat meragukan kemungkinan mencapai hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perundingan antara kedua pihak terhenti lebih dari satu tahun, walaupun usaha-usaha AS untuk memulai kembali proses perdamaian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-443336264611433763?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/443336264611433763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/joe-biden-bicarakan-perdamaian-israel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/443336264611433763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/443336264611433763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/joe-biden-bicarakan-perdamaian-israel.html' title='Joe Biden Bicarakan Perdamaian Israel-Palestina'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5UIhleyxDI/AAAAAAAAA2Y/2u5LZenk3yM/s72-c/081806p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-6351551683885828721</id><published>2010-03-08T06:06:00.000-08:00</published><updated>2010-03-08T06:07:56.196-08:00</updated><title type='text'>Iran tuduh AS dan Inggris timbulkan terorisme</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5UEtOoeO5I/AAAAAAAAA14/ztkByUdfO4s/s1600-h/1741365p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5UEtOoeO5I/AAAAAAAAA14/ztkByUdfO4s/s320/1741365p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446264499442957202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;TEHERAN, KOMPAS.com -&lt;/strong&gt; Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki pada Senin (8/3/2010) menuduh pasukan AS dan Inggris menimbulkan terorisme di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Mottaki itu dikeluarkan saat Menteri Pertahanan AS Robert Gates mengunjungi Afghanistan menjelang kunjungan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ke Kabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya menuduh AS, Inggris dan pasukan mereka di Afghanistan dan Pakistan menimbulkan tindakan teroris di kawasan itu," kata Mottaki dalam konferensi energi regional di Teheran, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad yang dijadwalkan mengunjungi tetangga timur Iran itu Senin siang membatalkan lawatannya. Ia akan mengunjungi Afghanistan, Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut rencana, Ahmadinejad akan berembuk dengan sejawatnya dari Afghanistan Hamid Karzai tentang usaha menstabilkan negara yang porak poranda akibat perang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua pemimpin itu akan mencari solusi bagi masalah-masalah Afghanistan. "Sementara Iran berusaha meningkatkan hubungan," kata kantor berita Iran, Mehr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad dan para pejabat Iran lain berulang-ulang menyerukan penarikan pasukan pimpinan AS dari Afghanistan, dengan mengatakan kehadiran mereka menimbulkan pemberontakan kelompok Taliban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kendatipun persaingan mereka, baik Washington maupun Teheran merupakan musuh milisi Sunni yang pernah memerintah Kabul tahun 1996 sampai 2001 sebelum digulingkan invasi pimpinan AS akhir tahun 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS telah melakukan berbagai usaha untuk melibatkan seluruh tetangga Afghanistan termasuk Iran untuk memulihkan stabilitas di negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mereka mengalami kesulitan akibat tidak adanya hubungan diplomatik antara Teheran dan Washington menyangkut pertikaian program nuklir Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iran, yang memiliki hubungan etnik dan agama yang dekat dengan Afghanistan, telah lama terganggu dari dampak produksi opium di tetangga timurnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heroin yang dengan mudah diperoleh ini menyebabkan meningkatnya penggunaan narkoba di dalam negeri. Afghanistan adalah sumber 90 persen heroin dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-6351551683885828721?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/6351551683885828721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/iran-tuduh-as-dan-inggris-timbulkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/6351551683885828721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/6351551683885828721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/iran-tuduh-as-dan-inggris-timbulkan.html' title='Iran tuduh AS dan Inggris timbulkan terorisme'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5UEtOoeO5I/AAAAAAAAA14/ztkByUdfO4s/s72-c/1741365p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-6481918867195367366</id><published>2010-03-06T07:13:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T07:14:40.589-08:00</updated><title type='text'>Selat Malaka Makin Rawan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JxVbVZBeI/AAAAAAAAA0A/waXBFTRFMGk/s1600-h/120659large.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 208px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JxVbVZBeI/AAAAAAAAA0A/waXBFTRFMGk/s320/120659large.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445539512373020130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;SINGAPURA -&lt;/b&gt; Pengamanan di Selat Malaka perlu ditingkatkan. Pusat Gabungan Informasi Angkatan Laut (AL) Singapura merilis laporan tentang adanya ancaman pembajakan oleh teroris yang mengincar tanker minyak di selat yang berada di wilayah Indonesia, Malaysia, dan Singapura itu. Tak tertutup kemungkinan kapal besar dengan muatan berharga juga jadi sasaran aksi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''(Ancaman dari) teroris itu ingin menunjukkan bahwa (mereka) ada dan layak diperhitungkan serta ingin mendapatkan publisitas secara luas,'' kata AL Singapura seperti dilansir &lt;i&gt;AFP&lt;/i&gt; kemarin (4/3). Asosiasi Perkapalan Singapura kemudian menyebarluaskan itu sebagai peringatan dini terhadap kapal yang berlayar di Selat Malaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menyebutkan nama kelompok teroris yang dimaksud, AL Singapura turut &lt;span style=""&gt;merekomendasikan agar kapal-kapal memperkuat keamanan internal. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model operasi teroris di Selat Malaka tersebut seperti halnya lanun Somalia di Teluk Aden. Dikatakan, mereka akan menggunakan kapal kecil seperti sampan dan perahu motor cepat untuk memudahkan mendekati dan menyergap kapal yang akan dibajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Harrison, ahli keamanan maritim dari S. Rajaratnam School of International Studies di Singapura, juga menyarankan semua pihak untuk memperhatikan laporan tersebut dengan serius. Menurut Harrison, ancaman itu berasal dari Jamaah Islamiyah yang berada di Asia Tenggara atau jaringan yang terhubung dengan Al Qaidah yang dipimpin Usamah bin Laden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpisah, Isa Munir selaku komandan satuan kepolisian laut Malaysia melaporkan, pihaknya juga menerima informasi serupa pada Minggu (28/2). Laporan itu menyebutkan, sekelompok aktivis Islam mencoba melakukan aksi yang menimbulkan malapetaka di Selat Malaka. Meski bentuk ancaman itu belum jelas, otoritas Malaysia menanggapinya dengan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isa juga minta kepolisian laut menjamin keselamatan kapal yang berlayar di dekat perairan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Jawa pos&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-6481918867195367366?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/6481918867195367366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/selat-malaka-makin-rawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/6481918867195367366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/6481918867195367366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/selat-malaka-makin-rawan.html' title='Selat Malaka Makin Rawan'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JxVbVZBeI/AAAAAAAAA0A/waXBFTRFMGk/s72-c/120659large.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3404809419590956269</id><published>2010-03-06T07:08:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T07:10:57.947-08:00</updated><title type='text'>Tim Kopassus Lobi AS Cabut Embargo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JwdTlsfYI/AAAAAAAAAz4/TJVJLDaQuCI/s1600-h/kopasus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 212px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JwdTlsfYI/AAAAAAAAAz4/TJVJLDaQuCI/s320/kopasus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445538548221246850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;JAKARTA&lt;/b&gt; - Ada sinyal bahwa pemerintah AS siap membuka bantuan militer AS untuk Kopassus TNI-AD dan TNI pada umumnya. Tim khusus yang dipimpin Danjen Kopassus Mayjen Lodewijk Freidrich Paulus saat ini melakukan lobi intensif di Washington DC. Pemerintah AS mempertimbangkan untuk mencabut embargo bantuan militer dan larangan latihan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di kantornya kemarin (5/3). ''Mereka (tim khusus RI) masih berada di AS untuk memberikan penjelasan. Yang jelas, akan ada pencairan atau normalisasi,'' ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sjafrie yang juga personel baret merah Kopassus itu menjelaskan bahwa lobi dengan AS berjalan baik. Dia mencontohkan, saat ini Kopassus sudah melakukan perubahan sangat mendasar. ''Misalnya, orang (personel Kopassus) yang tadinya melanggar HAM telah diberi sanksi secara hukum,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sjafrie secara pribadi pernah ditolak masuk AS karena diisukan tersangkut pelanggaran HAM 1998 maupun pelanggaran HAM di Timor Leste. Sejauh ini kongres memang melarang pemerintah AS memberikan bantuan kepada unit militer yang dianggap punya cacat HAM atau pernah melanggar HAM. Aturan itu disebut aturan Leahy yang disahkan pada 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sjafrie berharap normalisasi hubungan antara AS dan Kopassus bisa segera terjadi. Dengan normalisasi hubungan, diharapkan akan ada latihan bersama dan pertukaran perwira. ''Kalau bisa tahun ini, lebih baik,'' kata jenderal bintang tiga itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hingga ini belum ada latihan bersama AS-Kopassus, Sjafrie menegaskan bahwa larangan itu tidak terlalu berpengaruh pada TNI. Menurut dia, saat ini Kopassus sudah berlatih rutin dengan berbagai negara, seperti Korea Selatan, Malaysia, Thailand, dan Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Jawa pos&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3404809419590956269?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3404809419590956269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/tim-kopassus-lobi-as-cabut-embargo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3404809419590956269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3404809419590956269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/tim-kopassus-lobi-as-cabut-embargo.html' title='Tim Kopassus Lobi AS Cabut Embargo'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JwdTlsfYI/AAAAAAAAAz4/TJVJLDaQuCI/s72-c/kopasus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-8230518835537310693</id><published>2010-03-06T07:00:00.000-08:00</published><updated>2010-03-06T07:05:53.444-08:00</updated><title type='text'>Sel Teroris Aceh Rancang Aksi Baru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JvQSmn4oI/AAAAAAAAAzw/pRsyeKcUnvw/s1600-h/751b5f2f794d4ad688f77ac3f621b5f2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 234px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JvQSmn4oI/AAAAAAAAAzw/pRsyeKcUnvw/s320/751b5f2f794d4ad688f77ac3f621b5f2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445537225106776706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;JAKARTA&lt;/b&gt; - Mabes Polri mencurigai kelompok orang yang berlatih di Aceh merencanakan serangan teror baru di Indonesia. Mereka menyusun rencana itu dengan teliti dan sedang dalam tahap akhir sebelum bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Itu berdasar beberapa pengakuan anggota kelompok yang tertangkap. Aksinya di mana masih dalam penyelidikan,'' kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang di Mabes Polri kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam operasi itu, korps Bhayangkara mengakui adanya korban jiwa. Karena itu, selain Detasemen Khusus 88 Mabes Polri, mabes akan mengirim tim divisi profesi pengamanan (propam) ke Serambi Makkah itu. ''Tim propam akan melakukan penyelidikan mengapa sampai tertembak. Tapi, info terakhir, dia ditembak karena akan melarikan diri dan melawan,'' kata Edward Aritonang di Mabes Polri kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polisi sudah menangkap 14 orang yang diduga anggota kelompok teroris. ''Kami akan bawa mereka ke Jakarta untuk mempermudah penyidikan,'' kata mantan tenaga ahli Lemhanas itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-14 tersangka yang ditangkap dalam keadaan hidup itu berinisial YZ, SAS, ZN, NR, SA, HL, HB, NK, AK, DS, AF, AN, HB, dan DS. Satu orang yang diduga teroris tewas berinisial AB. ''Dia membawa senjata api laras panjang dan peluru,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin sore aparat masih berada di Seulimum, Aceh Besar. Mereka menggunakan dukungan bantuan helikopter untuk mengejar beberapa anggota kelompok yang belum tertangkap. ''Operasi masih berlangsung sampai semua terungkap,'' kata Edward.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penanganan teroris yang berlangsung sejak 20 Februari lalu, polisi menyita 4 pucuk senjata api laras panjang, 24 magasin lengkap dengan peluru, granat asap, pakaian loreng, dan sejumlah dokumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tersangka tersebut akan disangka dengan Undang-Undang Teroris Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme. Menurut dia, Polri masih mengejar orang-orang yang telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). ''Identitas mereka sudah diketahui. Jumlahnya jauh lebih besar daripada yang telah ditangkap,'' katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok itu, kata Edward, berlatih baris-berbaris, menembak, dan perkelahian jarak dekat. ''Selain senjata api, mereka menggunakan pisau dan pedang.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, anggota Densus 88 kembali menembak mati seorang pria yang diduga sebagai anggota Jamaah Islamiyah (JI) dalam perburuan jaringan teroris di Aceh. Dia bernama Abdullah Ismail, 30, warga Lamtahot, Seuliman, Aceh Besar. Abdullah tewas setelah tertembak dalam &lt;i&gt;sweeping&lt;/i&gt; aparat di Pante Creung, Padang Tiji, Sigli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aparat membawa Abdullah dari lokasi penembakan ke RS Sigli untuk keperluan otopsi. Keluarga membenarkan bahwa jenazah tersebut bernama Abdullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Jawa pos&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-8230518835537310693?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/8230518835537310693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/sel-teroris-aceh-rancang-aksi-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/8230518835537310693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/8230518835537310693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2010/03/sel-teroris-aceh-rancang-aksi-baru.html' title='Sel Teroris Aceh Rancang Aksi Baru'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/S5JvQSmn4oI/AAAAAAAAAzw/pRsyeKcUnvw/s72-c/751b5f2f794d4ad688f77ac3f621b5f2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3119729631661707684</id><published>2009-10-10T23:37:00.000-07:00</published><updated>2009-10-11T00:07:02.027-07:00</updated><title type='text'>Selat Malaka di kendalikan Asing</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/StGDowtzt1I/AAAAAAAAAYY/1lNQa8YE8dI/s1600-h/65245_kapal_tanker_di_selat_malaka.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/StGDowtzt1I/AAAAAAAAAYY/1lNQa8YE8dI/s320/65245_kapal_tanker_di_selat_malaka.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391234965234235218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Batam, Kedaulatan Indonesia terhadap wilayahnya patut untuk dipertanyakan. Salah satunya adalah arus lalu lintas di selat malaka, yang secara yuridis masuk wilayah indonesia. Pengendalian lalu lintas di wilayah tersebut ternyata dikendalikan oleh negeri tetangga seperti Singapura dan Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia sudah mempunyai pemandu untuk lalu lintas sendiri namun masih belum mendapatkan pengesahan dari International Maritime Organization (IMO). IMO adalah badan yang memberikan izin tentang kepanduan di laut. Menurut Direktur PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) Harry Sutanto menjelaskan, jika indonesia memegang kendali atas pemanduan di selat malaka, itu jelas sangat menguntungkan sekali. "Itu wilayah kita, kalau kita memegang kendali jelas sangat menguntungkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan hal tersebut kemarin (9/10) PT. Pelindo I menguji coba pemanduan beberapa kapal asing dan domestik di perairan Nongsa Batam serta membuktikan bahwa anak bangsa indonesia juga mampu. Dalam uji coba tersebut, para pemandu indonesia menemukan kesemrawutan yang dilakukan oleh pemandu-pemandu asal Malaysia. Karena itu sering terjadi kecelakaan kapal di selat malaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak dari para pemakai jalur di selat malaka yang mengeluhkan beberapa pemandu yang di rasa kurang maksimal dalam pemanduan kapal untuk memasuki lintasan. Dan tercatat dalam seminggu, rata-rata terjadi dua kali kecelakaan dari 200 kapal yang melintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Jawapos&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3119729631661707684?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3119729631661707684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/10/selat-malaka-di-kendalikan-asing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3119729631661707684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3119729631661707684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/10/selat-malaka-di-kendalikan-asing.html' title='Selat Malaka di kendalikan Asing'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/StGDowtzt1I/AAAAAAAAAYY/1lNQa8YE8dI/s72-c/65245_kapal_tanker_di_selat_malaka.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3215351065804313131</id><published>2009-10-10T23:16:00.000-07:00</published><updated>2009-10-10T23:36:34.261-07:00</updated><title type='text'>Seorang Marinir TNI AL tewas saat latihan terjun</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/StF80d_1bfI/AAAAAAAAAYI/XNs7NHVrTcM/s1600-h/terjun+marinir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 287px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/StF80d_1bfI/AAAAAAAAAYI/XNs7NHVrTcM/s320/terjun+marinir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391227469786607090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tangerang, seorang marinir TNI AL tewas saat latihan terjun payung di Lanud pondok cabe, pamulang tangerang selatan Banten. Marinir tersebut bernama Prada Riko, saat melakukan proses penerjunan parasut yang di kenakannya tidak dapat mengembang sehingga tubuhnya terjun bebas setinggi 6000 kaki dan menghempas tanah dalam keadaan miring ke kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saksi mata, hal tersebut terjadi ketika latihan rutin di laksanakan sekitar pukul 08.00 WIB dan penerjunan dilakukan melalui helikopter. Pada ketinggian 6000 meter parasut yang di kenakan prada riko tidak berhasil mengembang. Dan dugaan sementara Prada Riko tidak melakukan penerjunan sesuai dengan prosedur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prada Riko seketika itu langsung di evakuasi ke RS Bhineka Bhakti Husada dalam keadaan tidak sadar dan kritis. Kondisi tubuhnya khususnya bagian kiri hancur akibat tumbukan langsung dengan tanah. Setelah satu jam Prada Riko mendapatkan perawatan intensif, kemudian di rujuk ke RS marinir di Cilandak namun sekitar pukul 11.00 WIB Prada Riko menghembuskan nafas terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Jawa pos&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3215351065804313131?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3215351065804313131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/10/seorang-marinir-tni-al-tewas-saat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3215351065804313131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3215351065804313131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/10/seorang-marinir-tni-al-tewas-saat.html' title='Seorang Marinir TNI AL tewas saat latihan terjun'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/StF80d_1bfI/AAAAAAAAAYI/XNs7NHVrTcM/s72-c/terjun+marinir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3595702063884822226</id><published>2009-10-09T02:23:00.000-07:00</published><updated>2009-10-09T02:45:42.434-07:00</updated><title type='text'>Iran akan hancurkan Israel bila diserang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Ss8GBBBsi9I/AAAAAAAAAX4/fQ2VkkuGuBI/s1600-h/ahmadinejad2%281%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 254px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Ss8GBBBsi9I/AAAAAAAAAX4/fQ2VkkuGuBI/s320/ahmadinejad2%281%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390533893510958034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;perkembangan militer Iran dimata Amerika Serikat (AS) dan sekutu yahudinya (israel) adalah suatu bentuk ancaman. Tidak heran AS dan Israel dengan getolnya selalu menuding bahwa Teheran sedang mengembangkan senjata nuklir.  Kedua negara tersebut secara diam-diam selalu mengawasi setiap kegiatan dan aktivitas yang dilakukan oleh teheran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Ss8GK0ZaPRI/AAAAAAAAAYA/ndb5Zy_m8jA/s1600-h/iran-militer-04b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 216px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Ss8GK0ZaPRI/AAAAAAAAAYA/ndb5Zy_m8jA/s320/iran-militer-04b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390534061919452434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Iran belakangan telah diketahui sedang menguji coba rudal terbarunya dan berhasil, AS dan Israel semakin gusar dengan keberhasilan militer iran yang semakin berkembang pesat. Menurut pejabat garda revolusi Iran akan meledakkan jantung kota israel bila negara yahudi dan AS nekat menyerang Republik islam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah wakil perwakilan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di pasukan elit Garda. Pejabat Iran di masa lalu juga mengatakan bahwa Teheran akan membalas jika Israel atau Amerika Serikat menyerangnya. Iran tidak akan tanggung-tanggung untuk menghancurkan israel bila ternyata satu misil telah di tembakkan oleh AS dan Israel ke arah teheran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Antara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3595702063884822226?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3595702063884822226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/10/iran-akan-hancurkan-israel-bila.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3595702063884822226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3595702063884822226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/10/iran-akan-hancurkan-israel-bila.html' title='Iran akan hancurkan Israel bila diserang'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Ss8GBBBsi9I/AAAAAAAAAX4/fQ2VkkuGuBI/s72-c/ahmadinejad2%281%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-7014297571106453365</id><published>2009-09-17T06:38:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T07:38:28.150-07:00</updated><title type='text'>Ada upaya pelemahan KPK secara sistematis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entah darimana asalnya tiba-tiba terlontar sebuah istilah Cicak VS Buaya, yang mana cicak adalah KPK sedangkan buayanya adalah POLRI. Terdapat sebuah perseteruan yang sangat hebat yang melibatkan kedua lembaga negara tersebut dimana keduanya saling menjatuhkan dan melontarkan statment.  Hal tersebut sangat mengundang keprihatinan di berbagai kalangan pihak, pro dan kontra sangat terasa mewarnai opini yang sudah terbentuk di masyarakat tentang kedua lembaga pemerintah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polri memeriksa pimpinan KPK atas testimoni Antasari sedangkan KPK memeriksa sejumlah pemimpin Polri terkait kasus bank Century. Bukan hanya Polri yang berusaha menjatuhkan KPK, bahkan lembaga yang konon Super bodi tersebut juga di keroyok oleh pihak lain yang merasa lahannya di caplok oleh KPK dalam hal ini adalah kejaksaan agung. Ada dugaan kuat bahwa KPK sedang di kerdilkan alias di buat mandul oleh sejumlah pihak karena menganggap kewenangan KPK yang terlalu berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncul suatu wacana bila nanti kewenangan KPK untuk melakukan suatu tuntutan akan dicabut, sehingga yang berhak melakukan penuntutan hanya kejaksaan agung. KPK sejak awal pembentukkannya sudah mampu memberikan kontribusi positif terhadap kelangsungan bangsa indonesia. Dalam sejarah indonesia untuk pertama kalinya seorang besan Presiden RI diseret kepengadilan karena kasus aliran dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yaitu Aulia Pohan, kemudian untuk pertama kalinya juga banyak para petinggi POLRI yang di tahan karena kasus suap terkait Bank Century disamping keberhasilan KPK dalam menyeret sejumlah anggota dewan yang juga terkait korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KPK dimata masyarakat dianggap sebagai alat pemerintah yang mampu menyelamatkan indonesia dari korupsi yang sudah terlanjur menggurita. Namun tidak sedikit juga ada pihak-pihak yang tidak menyukai sepak terjang lembaga pemerintah tersebut yang  dianggap terlalu kuat atau super bodi. Indonesia Corruption Watch (ICW) melihat banyak suatu kejanggalan dari perlawanan berbagai pihak yang sangat menyudutkan KPK, bahwa ada upaya-upaya pelemahan yang dilakukan secara sistematis oleh berbagai pihak yang tidak ingin dirinya terseret atau bahkan terancam dengan keberadaan KPK. Sehingga banyak pihak yang terancam keberadaannya oleh KPK mulai bergerak untuk merapatkan barisan di belakang POLRI sebagai ujung tombak untuk melawan KPK dan berusaha mempreteli satu persatu kewenangan-kewenangan KPK supaya mandul dan kemudian dibubarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh pengacara senior berusaha mati-matian di pengadilan untuk membela dan menyelamatkan KPK. Sungguh ironis tiga lembaga besar di indonesia yang seharusnya saling bersinergi untuk menggulingkan sebuah kekuatan besar yang telah menggerogoti perekonomian indonesia dan sepatutnya dilawan bersama-sama kini bertarung habis-habisan dan saling menjatuhkan hanya karena sebuah "lahan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Jawa Pos, Kompas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-7014297571106453365?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/7014297571106453365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/ada-upaya-pelemahan-kpk-secara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/7014297571106453365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/7014297571106453365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/ada-upaya-pelemahan-kpk-secara.html' title='Ada upaya pelemahan KPK secara sistematis'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-8773367962815839456</id><published>2009-09-17T05:15:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T06:18:51.552-07:00</updated><title type='text'>Noordin M. Top Tewas dalam penyergapan di Solo oleh Densus 88</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Noordin M. Top tewas begitulah berita yang sekarang ini sedang marak di dengung-dengungkan oleh seluruh stasiun televisi indonesia, bahkan media cetak juga tidak ingin ketinggalan untuk mengekspose berita tentang tewasnya Noordin M. Top cs di Kampung Kepoh Sari, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, sejak Rabu malam hingga Kamis (17/9) pagi dalam baku tembak dengan Densus 88 Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat tersebut letaknya sangat terpencil dan jauh dari pemukiman warga, penggerebekan tersebut diawali dari penangkapan salah satu seorang anggota jaringan noordin yang kemudian di interogasi dan di kembangkan oleh pihak Polri. Dari situ Polri mendapatkan informasi bahwa ada sebuah rumah di kelurahan mojosongo yang telah dihuni oleh noordin M. Top,  Susilo alias Adib, Bagus Budi Pranoto alias Urwah, seorang perempuan yang diduga istri Susilo bernama Putri Munawaroh dan seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penyergapan yang telah dilakukan oleh Polri, telah berhasil menewaskan empat orang termasuk noordin dan tiga lainnya mengalami luka tembak termasuk seorang perempuan yang tengah mengandung tertembak di kakinya. Sedangkan di pihak polri terdapat salah seorang petugas yang juga terluka akibat tembakan dari kawanan teroris tersebut. Dan Polri berhasil menyita sejumlah bahan peledak seberat 200 kg, dokumen dan kemudian satu pucuk senjata M 16.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil penyelidikan semua telah berhasil di identifikasi, sedangkan menurut pemeriksaan sidik jari yang telah dilakukan oleh tim Polri  terhadap sidik jari noordin yang telah dikirim dari pihak Polisi Diraja Malaysia telah terdapat empat belas titik kesamaan, sedangkan tes DNA hasilnya bisa di tunggu setelah tiga puluh jam pemeriksaan. Dan dari pemeriksaan sidik jari tersebut Polri memastikan bahwa buronan yang paling dicari di Indonesia selama sembilan tahun Nordin M. Top telah tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perburuan belum berakhir&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski gembong dibalik peledakan di tanah air yang paling dicari Nodin M. Top telah tewas, Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri melalui jumpa persnya mengatakan bahwa perburuan terhadap teroris di indonesia masih belum berakhir. Polri masih akan terus memburu teroris lainnya, antara lain yaitu Syaifudin Zuhri dan Syahrir yang juga telah memiliki kedudukan yang sama seperti nordin di Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Antara, Liputan 6, TV One&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-8773367962815839456?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/8773367962815839456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/noordin-m-top-tewas-dalam-penyergapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/8773367962815839456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/8773367962815839456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/noordin-m-top-tewas-dalam-penyergapan.html' title='Noordin M. Top Tewas dalam penyergapan di Solo oleh Densus 88'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-2088766875562207691</id><published>2009-09-06T11:51:00.000-07:00</published><updated>2009-09-06T12:21:44.013-07:00</updated><title type='text'>Tugas pokok TNI dalam terorisme</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQLN5y8EfI/AAAAAAAAAXo/hZUl-ctVPcM/s1600-h/defille.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQLN5y8EfI/AAAAAAAAAXo/hZUl-ctVPcM/s320/defille.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378436188467892722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kembalinya TNI dalam menangani kasus terorisme oleh sebagian orang telah dianggap sebagai kemunduran demokrasi. Padahal pendapat yang seperti itu adalah salah, dan tidak benar. Karena sesuai dengan UU TNI Pasal 7 ayat (1), Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. (2) Tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;Operasi militer untuk perang, dimana musuh bisa dikategorikan adalah ancaman dari negara lain atau negara lawan negara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Operasi militer selain perang, yang isinya yaitu :&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;mengatasi gerakan separatisme bersenjata&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengatasi  pemberontakan bersenjata&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengatasi aksi  terorisme&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengamankan  wilayah perbatasan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengamankan obyek vital nasional  yang bersifat strategis&lt;/li&gt;&lt;li&gt;melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membantu tugas pemerintahan di daerah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membantu Kepolisian Republik Negara Indonesia  dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat  yang diatur dalam undang-undang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala negara dan perwakilan negara asing  yang sedang berada di Indonesia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian  bantuan kemanusiaan&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan, perompakan, dan penyelundupan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kemudian ayat (3) berbunyi Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQLWdIN91I/AAAAAAAAAXw/Tu-NDuulmJs/s1600-h/tni.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 252px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQLWdIN91I/AAAAAAAAAXw/Tu-NDuulmJs/s320/tni.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378436335391340370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dengan begitu TNI juga dapat dilibatkan dalam penanganan terorisme selain POLRI. Sedangkan sekarang tugas dari masing-masing institusi sudah mendapatkan payung hukumnya sehingga tanpa permintaan POLRIpun TNI sudah dapat langsung melaksanakan tugasnya yang dimulai dari satuan terbawah dalam hal ini teritorial, dengan tujuan menangkal dan mendeteksi segala upaya oleh sebagian kelompok untuk melakukan teror sedini mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-2088766875562207691?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/2088766875562207691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/tugas-pokok-tni-dalam-terorisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/2088766875562207691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/2088766875562207691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/tugas-pokok-tni-dalam-terorisme.html' title='Tugas pokok TNI dalam terorisme'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQLN5y8EfI/AAAAAAAAAXo/hZUl-ctVPcM/s72-c/defille.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-8311892520364761640</id><published>2009-09-06T11:08:00.000-07:00</published><updated>2009-09-06T11:47:05.287-07:00</updated><title type='text'>Bangkitnya kembali Si Beruang Merah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQCfe66heI/AAAAAAAAAXY/_HpNKcGFk58/s1600-h/putin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 269px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQCfe66heI/AAAAAAAAAXY/_HpNKcGFk58/s400/putin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378426594886583778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak Rusia dipimpin oleh Vladimir Putin, Ekonomi kembali bangkit dan semua sektor sudah dapat kembali seperti semula. Dengan kembali bangkitnya ekonomi Rusia, maka bangkit pulalah kekuatan militer si beruang merah. Pembom strategis jarak jauh kembali di hidupkan, Ibukota dijaga dengan rudal-rudal pertahanan terbaru, latihan dengan negara sekutu digalakkan dengan ditambah anggaran militer yang naik hingga 30%. Sungguh diluar dugaan beruang merah telah benar-benar bangkit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengamat yang melihat bahwa pertumbuhan ekonomi rusia hingga mampu mengentaskan diri dari keterpurukan akibat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Cold War&lt;/span&gt; dengan blok barat adalah atas kemampuan Vladimir Putin dalam mengelolah kebijakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQCnYRDJrI/AAAAAAAAAXg/D8DOzISkXNc/s1600-h/tu-160_16.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 211px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQCnYRDJrI/AAAAAAAAAXg/D8DOzISkXNc/s320/tu-160_16.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378426730539329202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Begitu perekonomian Rusia telah kembali tumbuh pesat, Vladimir kemudian kembali memperkuat armada militernya dan mengkonsolidasikan kembali kekuatannya untuk di petakan. Dan sebagai tameng Ibukota diperkuat dengan Batalion Pertahanan Udara yang bersenjatakan rudal darat ke udara terbaru S-400 Triumf (SA-21 Growler). S-400 mempunyai kemampuan menghancurkan pesawat siluman, jet tempur, rudal jelajah, rudal balistik sampai jarak jangkau 400 km. Kemampuan S-400 dua kali lipat rudal MIM-104 Patriot produksi AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rudal antipesawat terbaru Pechora-2M disiagakan untuk melumat target dibawah jarak 35 km. Jet tempur seukuran F-16 dapat dihancurkan hingga jarak 30 km, sementara pesawat yang lebih besar bisa sasak hingga jarak 35 km. Pechora-2M punya kemampuan lebih dari pendahulunya S-125 Pechora (SA-3 Goa). Baterai rudal ini pun tidak akan terdeteksi oleh rudal udara ke darat antiradiasi AGM-88 Harm. Pechora-2M bersifat mobile dan dapat dipasang dalam 25 menit (S-125 butuh tiga jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan setiap bulannya rusia akan membuat 100 pesawat militer, 100 pesawat angkut dan 300 pesawat sipil. Hal tersebut di karenakan rusia sudah mencanangkan pembuatan 4.500 pesawat hingga tahun 2025 dan biaya yang dibutuhkan mencapai 250 miliar dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu tidak heran bila negara-negara barat  telah menganggap kembalinya si beruang merah adalah suatu ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Angkasa&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-8311892520364761640?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/8311892520364761640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/bangkitnya-kembali-si-beruang-merah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/8311892520364761640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/8311892520364761640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/bangkitnya-kembali-si-beruang-merah.html' title='Bangkitnya kembali Si Beruang Merah'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqQCfe66heI/AAAAAAAAAXY/_HpNKcGFk58/s72-c/putin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3333996017870850224</id><published>2009-09-04T03:23:00.000-07:00</published><updated>2009-09-04T04:35:00.424-07:00</updated><title type='text'>KOPASSUS Pasukan elit terbaik di dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqD6XRQ0g8I/AAAAAAAAAXI/m_P4zTc0Sh8/s1600-h/kopassus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqD6XRQ0g8I/AAAAAAAAAXI/m_P4zTc0Sh8/s320/kopassus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377573232758260674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak di sangka ternyata Indonesia telah memiliki pasukan elit terbaik di dunia setelah Discovery Channel Military edisi 2008 mengeluarkan sebuah pemeringkatan pasukan elite terbaik di dunia, sedangkan yang memberi penilaian adalah tim juri yang beranggotakan ahli militer dari penjuru dunia yang direkrut Discovery Channel Military. Pasukan elit tersebut adalah SAS, Mossad dan Kopassus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia patut bangga dengan dipilihnya Kopassus sebagai yang terbaik didunia berdasarkan skill dan performence. Dengan begitu bangsa indonesia harus percaya diri tentang kekuatan yang dimilikinya. Memang bila dibandingkan tenknologinya indonesia masih sedikit tertinggal, namun semua itu bukanlah sebuah batu sandungan yang berarti. Karena teknologi yang modern dan maju bukanlah segalanya, coba lihat Amerika yang pertahanannya super canggih dan terlihat mustahil untuk di terobos tapi kenyataannya dua menara kembar WTC hancur luluh lantak akibat serangan pesawat yang di jadikan suicide bomber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqD6uYDd3nI/AAAAAAAAAXQ/OsBg8XJFm58/s1600-h/Anti+Teror_4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 212px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqD6uYDd3nI/AAAAAAAAAXQ/OsBg8XJFm58/s320/Anti+Teror_4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377573629718290034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kopassus mampu menerobos dan menginfiltrasi suatu negara meski tanpa bantuan teknologi canggih. Contoh saat perang Vietnam-Amerika berlangsung Kopassus mampu masuk dan menerobos wilayah vietnam untuk mencari tawanan perang Amerika di kamp milik Vietnam. Australia juga sempat menjadi medan penerobosan kopassus meski tidak berlangsung lama, hal tersebut mampu membuktikan bahwa perang tidak harus face to face (Konvensional) seperti PD II dan Indonesia mampu melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pasukan elit negara tetangga yang menyatakan bahwa pelatihan kopassus tergolong brutal. Namun disitulah letak performa dan kemampuan seorang prajurit di uji untuk menjadi yang terbaik dan memiliki mentalitas tinggi dalam bertempur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Hankam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3333996017870850224?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3333996017870850224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/kopassus-pasukan-elit-terbaik-di-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3333996017870850224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3333996017870850224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/kopassus-pasukan-elit-terbaik-di-dunia.html' title='KOPASSUS Pasukan elit terbaik di dunia'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SqD6XRQ0g8I/AAAAAAAAAXI/m_P4zTc0Sh8/s72-c/kopassus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-469624600168556663</id><published>2009-09-02T08:26:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T08:50:51.958-07:00</updated><title type='text'>Aksi Saykoji membalas negeri tetangga lewat Rapper</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sp6SuO0TeTI/AAAAAAAAAXA/h4LpbvIHBtI/s1600-h/saykoji.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 209px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sp6SuO0TeTI/AAAAAAAAAXA/h4LpbvIHBtI/s320/saykoji.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376896328076065074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Aksi provokasi yang kerap kali dilakukan oleh Malaysia ternyata telah membuat seorang rapper asal Indonesia sangat geram. Bahkan dia membalasnya dengan membuat sebuah lagu yang tak lain untuk menyindir Malaysia dengan keras yang berjudul "You Copy My Style (Again)". Saykoji membalas aksi provokasi malaysia dengan cara yang sangat kreatif. Bahkan di media youtube juga telah beredar Video clip tersebut yang menampilkan Igor salah satu personil Saykoji dengan balutan baju yang dihiasi pernak-pernik merah putih sedang menyanyikan lagu ciptaannya tersebut untuk "menyentil" malaysia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-469624600168556663?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/469624600168556663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/aksi-saykoji-membalas-negeri-tetangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/469624600168556663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/469624600168556663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/09/aksi-saykoji-membalas-negeri-tetangga.html' title='Aksi Saykoji membalas negeri tetangga lewat Rapper'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sp6SuO0TeTI/AAAAAAAAAXA/h4LpbvIHBtI/s72-c/saykoji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3650223593557834347</id><published>2009-08-30T00:59:00.000-07:00</published><updated>2009-08-30T08:22:52.096-07:00</updated><title type='text'>Kasus Penjualan Senjata Pindad ke luar negeri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpqZIOvB_sI/AAAAAAAAAW4/JLp-PkdU_Z8/s1600-h/pistol1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 154px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpqZIOvB_sI/AAAAAAAAAW4/JLp-PkdU_Z8/s320/pistol1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375777471893470914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kehandalan&lt;/span&gt; senjata buatan Pindad ternyata juga di akui oleh Israel dengan memesan beberapa pucuk dari Pindad yang notabene Israel tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Hal tersebut telah menjadi suatu polemik tersendiri, sedangkan wakil presiden Jusuf Kalla tidak bisa menyalahkan Pindad selaku pihak produsen karena telah menjual persenjataannya ke pihak Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baguslah Indonesia bikin senjata yang baik. Kalau kemudian ada yang beli ya baguslah. Pindad tidak bisa disalahkan," ujar Kalla kepada pers usai acara buka puasa bersama di kediaman Ketua MPR Hidayat Nurwahid di Jakarta, Sabtu (29/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi menurut Jusuf Kalla yang seharusnya di persalahkan adalah pihak distributor karena telah menjual senjata tersebut kepada israel yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan indonesia. Kemudian di Filipina telah terjadi kasus penyitaan pihak bea cukai terhadap senjata buatan Pindad yang berjenis SS1-V1 dan Pistol P2 Pindad dikarenakan masuknya senjata tersebut diduga ilegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pindad tidak mengelak tudingan tersebut namun Pindad mengirimnya secara legal karena senjata tersebut adalah pesanan dari Persatuan Menembak Filipina dan Pemerintahan Mali. Pesanan itu dikirimkan bersama dengan 100 pucuk senapan SS1-V1 yang dipesan oleh Mali. Pesanan tersebut dimuat dalam satu kargo, terdiri atas 20 kotak yang satu di antaranya adalah pesanan untuk Filipina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Departemen Luar Negeri saat ini tengah melakukan pengecekan, apakah PT Pindad memang mempunyai kerja sama penjualan senjata dengan Filipina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Hankam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3650223593557834347?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3650223593557834347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/kasus-penjualan-senjata-pindad-ke-luar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3650223593557834347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3650223593557834347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/kasus-penjualan-senjata-pindad-ke-luar.html' title='Kasus Penjualan Senjata Pindad ke luar negeri'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpqZIOvB_sI/AAAAAAAAAW4/JLp-PkdU_Z8/s72-c/pistol1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3953524438582386586</id><published>2009-08-29T22:54:00.000-07:00</published><updated>2009-08-29T23:37:48.807-07:00</updated><title type='text'>Kehandalan SS1 dibandingkan M16 dan AK47</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Spoc_cbvuOI/AAAAAAAAAWQ/Jqu4QaeyE4w/s1600-h/senapan+SS1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Spoc_cbvuOI/AAAAAAAAAWQ/Jqu4QaeyE4w/s400/senapan+SS1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375640981510011106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembaca pasti sudah tidak asing lagi dengan senapan serbu yang bernama SS1 buatan PT. Pindad bandung. Seperti apa kiprahnya dan bagaimana perbandingannya dengan produksi luar negeri seperti M16 (Amerika) dan AK47 (Rusia). Banyak orang yang tidak menyadari bahwa SS1 buatan Pindad tak kalah hebatnya di bandingkan buatan luar negeri dan sudah teruji di berbagai event-event kejuaraan menembak internasional dengan menyabet Juara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpodXWVk9fI/AAAAAAAAAWY/CoM2oxQ0OKk/s1600-h/senapan+m16.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 292px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpodXWVk9fI/AAAAAAAAAWY/CoM2oxQ0OKk/s320/senapan+m16.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375641392190387698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SS1 (Senapan Serbu 1)&lt;/span&gt; terkenal akan akurasinya yang tinggi bila di bandingkan dengan M16 buatan Amerika dan AK47 buatan Rusia namun daya tahannya masih dibawah AK47 dan di atas M16. Meski sudah berumur puluhan tahun tapi sampai sekarang kegunaannya masih bisa dihandalkan bahkan di tubuh TNI masih bercokol SS1 sebagai Senjata standart pasukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan pertempuran di Aceh, Timor timur dan Papua sudah cukup membuktikan tentang kemampuan SS1 di lapangan sebenarnya, Tidak benar bila ada yang mengatakan bahwa SS1 larasnya mudah sekali melengkung atau bengkok bila senjata di tembakkan secara terus menerus. Karena kenyataan dilapangan tidak ada bahkan tidak pernah di temukan fakta-fakta yang mendukung ungkapan dan isu tersebut, padahal Pindad akan merasa senang sekali bila ada yang melaporkan setiap ketidak beresan yang di alami SS1 ciptaannya tersebut karena bisa digunakan sebagai penelitian ulang dan memperbaiki kualitasnya agar lebih bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Spod7wr9pVI/AAAAAAAAAWg/Ukh0piD1pCQ/s1600-h/senapan+ak47.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 210px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Spod7wr9pVI/AAAAAAAAAWg/Ukh0piD1pCQ/s320/senapan+ak47.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375642017738892626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak negara yang mengakui dan minatnya akan senapan tersebut seperti Filipina dan Mali, tapi sikap yang berbalik terhadap petinggi TNI yang suka sekali membeli perlengkapannya dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sejarahnya SS1 di beli lisensinya dari Belgia yang bernama Fabrique Nationale (FN). Senapan ini menggunakan peluru &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kaliber_peluru" title="Kaliber peluru"&gt;kaliber&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/5.56_x_45_mm" title="5.56 x 45 mm" class="mw-redirect"&gt;5.56 x 45 mm&lt;/a&gt; standar NATO dan memiliki berat kosong 4,01 kg. Senapan ini bersama-sama dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/M16" title="M16" class="mw-redirect"&gt;M16&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Steyr_AUG" title="Steyr AUG"&gt;Steyr AUG&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AK-47" title="AK-47"&gt;AK-47&lt;/a&gt; menjadi senapan standar TNI dan POLRI, tapi karena diproduksi di Indonesia, senapan ini paling banyak digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berbagai macam varian SS1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SS1-V1&lt;/b&gt; — Varian dasar bagi SS1. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laras" title="Laras" class="mw-redirect"&gt;Laras&lt;/a&gt; standar dengan popor lipat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SS1-V2&lt;/b&gt; — Varian pendek dari SS1, larasnya diperpendek.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SS1-V3&lt;/b&gt; — Varian standar dengan popor tetap.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SS1-V4&lt;/b&gt; — Serupa dengan varian V1, ditambah dengan teleskop.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SS1-V5&lt;/b&gt; — Varian terkecil dari semua varian dengan laras 252 mm dan berat 3,37 kg dan popor lipat. Dirancang untuk teknisi, operator artileri, kru tank, paukan garis belakang, dan pasukan khusus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SS1-R5 Raider&lt;/b&gt; — Sub varian V5 yang dirancang khusus untuk pasukan khusus terbaru &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=TNI_Raider&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="TNI Raider (halaman belum tersedia)"&gt;TNI Raider&lt;/a&gt;. R adalah kependekan dari Raider dan R5 dibuat khusus untuk batalyon ini saja. SS1-R5 memiliki rancangan lebih ramping dan ringan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;SS1 seri M&lt;/b&gt; — Dibuat untuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korps_Marinir" title="Korps Marinir"&gt;korps Marinir&lt;/a&gt;. Dengan proses pengecatan spesial untuk menahan air laut dan tidak mudah berkarat. Varian ini dirancang untuk tetap dapat digunakan setelah masuk lumpur atau pasir. Terdapat tiga varian: M1 dengan laras panjang dan popor lipat; M2 dengan laras pendek dan popor lipat; dan M5 &lt;i&gt;Commando&lt;/i&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Sabhara V1-V2&lt;/b&gt; — Pengembangan varian ini dikhususkan untuk kepolisian, yaitu perlunya kemampuan melumpuhkan bukan membunuh. Varian ini menggunakan peluru &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=7.62_x_45_mm&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="7.62 x 45 mm (halaman belum tersedia)"&gt;7.62 x 45 mm&lt;/a&gt; PT Pindad.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Media Intelijen, Wikipedia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3953524438582386586?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3953524438582386586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/kehandalan-ss1-dibandingkan-m16-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3953524438582386586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3953524438582386586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/kehandalan-ss1-dibandingkan-m16-dan.html' title='Kehandalan SS1 dibandingkan M16 dan AK47'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Spoc_cbvuOI/AAAAAAAAAWQ/Jqu4QaeyE4w/s72-c/senapan+SS1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-744063757369361564</id><published>2009-08-26T00:17:00.000-07:00</published><updated>2009-08-26T00:59:38.368-07:00</updated><title type='text'>Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpTqxcchWLI/AAAAAAAAAV4/zGFd8qm_paE/s1600-h/gultor.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 283px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpTqxcchWLI/AAAAAAAAAV4/zGFd8qm_paE/s400/gultor.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374178390530152626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhirnya&lt;/span&gt; setelah sekian lama TNI tidak dilibatkan dalam penanggulangan terorisme di indonesia, kemarin tanggal 24 agustus 2009 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan TNI dapat dilibatkan dalam penanganan teror sesuai yang diamanatkan konstitusional yakni Undang-Undang (UU) NO34/2004 tentang TNI. Jadi dengan begitu pemerintah akan membagi tugas dan wewenang antara TNI dan Polri termasuk BIN juga akan dilibatkan didalamnya, karena selama ini BIN belum mendapat tempat dalam penanggulangan terorisme. Hal tersebut sudah sesuai dengan tugas TNI yaitu operasi militer selain perang yang isinya juga meliputi penanganan kelompok separatis, penanganan pemberontakan bersenjata, dan terorisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dalam hal ini TNI akan mengaktifkan kembali Desk Anti Teror di satuan tingkat bawah untuk memantau gerakan-gerakan yang mencurigakan diwilayahnya masing-masing. Kemudian untuk pelaksana lapangan bisa di kerjakan oleh satuan TNI AD yaitu Kopassus dengan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Den 81 Gultor). Tidak ada istilah pemunduran demokrasi bila TNI dilibatkan dalam penanganan terorisme karena ini ada suatu amanah dan di samping itu terorisme adalah musuh bersama yang harus dilawan dan di antisipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpTrEvHvWaI/AAAAAAAAAWA/NxGgF7tbWZg/s1600-h/kopassus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpTrEvHvWaI/AAAAAAAAAWA/NxGgF7tbWZg/s400/kopassus.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5374178721960778146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kita semua tahu bahwa pola dari sasaran dan gerakan teroris sudah mulai berubah dengan presiden sebagai target, secara otomatis TNI juga akan merubah pola dan taktiknya guna mencounter terorisme karena perlindungan terhadap presiden langsung dibawah kendali TNI. Khususnya Paspampres akan dilebihkan kemampuan dan peralatannya sehingga memiliki daya tangkal yang ampuh dan efektif untuk melindungi presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-744063757369361564?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/744063757369361564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/pelibatan-tni-dalam-penanggulangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/744063757369361564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/744063757369361564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/pelibatan-tni-dalam-penanggulangan.html' title='Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpTqxcchWLI/AAAAAAAAAV4/zGFd8qm_paE/s72-c/gultor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-8752419432530314050</id><published>2009-08-24T02:12:00.000-07:00</published><updated>2009-08-24T02:32:00.577-07:00</updated><title type='text'>Kapal Selam Project 636 pesanan indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpJdg7-IKbI/AAAAAAAAAVg/aiEB3rRTehs/s1600-h/Project_636.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 291px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpJdg7-IKbI/AAAAAAAAAVg/aiEB3rRTehs/s400/Project_636.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373460125841893810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Timbul&lt;/span&gt; banyak sekali pertanyaan tentang rencana pembelian beberapa Kapal Selam (KS) oleh indonesia dari rusia, tapi menurut rumor yang beredar selama ini di media massa, indonesia sepakat dengan pihak rusia untuk pembelian sejumlah kapal selam yang persenjataannya lebih modern dan mutakhir dibandingkan dengan kapal selam milik tetangga. Salah satu kemampuannya yaitu mampu menembakkan rudal dari bawah air terhadap sasaran di atas permukaan, mampu mengusung rudal jelajah dan keberadaannya hampir tidak dapat terdeteksi oleh sonar lawan. Kapal selam tersebut menggunakan tenaga diesel elektrik dan belakangan diketahui bernama Project 636 ( kelas kilo), bahkan keberadaannya mampu memicu suatu perlombaan senjata oleh negara-negara lain yang merasa terancam dengan keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpJdvKuIh8I/AAAAAAAAAVo/coTxbc2GMp8/s1600-h/kapal+selam.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 254px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpJdvKuIh8I/AAAAAAAAAVo/coTxbc2GMp8/s320/kapal+selam.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373460370319509442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kapal selam tersebut berfungsi sebagai anti kapal permukaan dan anti kapal selam dan beroperasi di perairan dangkal. Kapal selam kelas kilo mampu beroperasi dengan tenang. Project 636 dikenal sebagai salah satu kapal selam yang menghasilkan suara terlemah di dunia dan mampu digunakan sebagai alutsista penangkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-8752419432530314050?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/8752419432530314050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/kapal-selam-project-636-pesanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/8752419432530314050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/8752419432530314050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/kapal-selam-project-636-pesanan.html' title='Kapal Selam Project 636 pesanan indonesia'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SpJdg7-IKbI/AAAAAAAAAVg/aiEB3rRTehs/s72-c/Project_636.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-6570136223677464440</id><published>2009-08-08T21:17:00.000-07:00</published><updated>2009-08-08T21:44:58.015-07:00</updated><title type='text'>Tewasnya Noordin M. Top</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sn5TJBG4POI/AAAAAAAAAVQ/GtWwk861dx8/s1600-h/Nurdinmtop.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 206px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sn5TJBG4POI/AAAAAAAAAVQ/GtWwk861dx8/s320/Nurdinmtop.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367819220253424866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penyerbuan&lt;/span&gt; rumah atas Noordin M. Top menyisakan banyak sekali pertanyaan, benarkah yang tewas terkepung dalam baku tembak melawan Densus 88 itu adalah otak dari serangkaian pemboman di tanah air ini. Mabes Polri masih belum bisa memastikan hal tersebut dan tidak ingin gegabah karena masih menunggu hasil tes DNA selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat selalu berharap bila yang tewas tersebut adalah Noordin M. Top karena dengan begitu aksi teror yang secara tidak langsung telah mengintimidasi perasaan masyarakat selama ini minimal berkurang. Dan selama Mabes Polri belum mengumumkan hasil DNA tersebut, pro dan kontrapun bertebaran dimana-mana baik dikalangan media masa dan masyarakat pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noordin dilahirkan pada tanggal 11 Agustus 1968 di Johor, Malaysia. Dan dia pun digambarkan dengan sosok setinggi 173 cm, berbadan gempal dan berkulit kuning. Logat bicaranya sangat kental dengan bahasa melayu dan ahli dalam merekrut orang, bisa dikatakan Noordin sangat lihai memanfaatkan semangat kuat jihad seseorang untuk kemudian di pengaruhi dan di setir untuk dijadikan sebagai martir bom bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-6570136223677464440?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/6570136223677464440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/tewasnya-noordin-m-top.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/6570136223677464440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/6570136223677464440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/tewasnya-noordin-m-top.html' title='Tewasnya Noordin M. Top'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sn5TJBG4POI/AAAAAAAAAVQ/GtWwk861dx8/s72-c/Nurdinmtop.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-499876034492383756</id><published>2009-08-07T19:34:00.000-07:00</published><updated>2009-08-07T20:27:07.166-07:00</updated><title type='text'>Operasi Jiran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snzvk7PfQJI/AAAAAAAAAVA/88WNtik6XSA/s1600-h/20080323015359.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 237px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snzvk7PfQJI/AAAAAAAAAVA/88WNtik6XSA/s320/20080323015359.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367428273575772306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Informasi mengejutkan datang dari seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa ternyata selama ini negara malaysia telah dengan sengaja menyelundupkan teroris ke indonesia. Hal ini bisa dilakukan sejak indonesia memasuki masa reformis, dimana sejak itu yang namanya peledakan demi peledakan telah menjadi momok tersendiri di indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut-sebut dari berbagai macam pengeboman yang selama ini terjadi di indonesia adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;merupakan operasi intelijen dari pemerintahan malaysia dengan tujuan menghancurkan negara ini dan menjatuhkan citra keamanannya agar buruk di mata internasional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam aksinya, para agen intelijen tersebut membuat sebuah jaringan yang dalam merekrut anggotanya di indonesia menggunakan dan memanfaatkan semangat jihad. Tanpa sadar bahwa telah dimanfaatkan pihak asing, mereka justru menganggap bahwa kepentingannya untuk melakukan jihad telah terfasilitasi. Dari berbagai sumber bahwa keterlibatan malaysia cukup beralasan.  Bukti telah menunjukkan bahwa &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dr. Azahari&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Noordin M. Top&lt;/span&gt; yang dikenal sebagai otak pemboman di indonesia adalah warga negara malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SnzwP944I8I/AAAAAAAAAVI/U3fl5nk4oCQ/s1600-h/1670cux.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 242px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SnzwP944I8I/AAAAAAAAAVI/U3fl5nk4oCQ/s320/1670cux.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367429013020615618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam beroperasi di indonesia mereka selalu ditemani Zulkifli yang menjadi pembantu Azahari dan Noordin. Apalagi Azahari dulunya juga di sebut-sebut sering keluar masuk kedutaan australia untuk suatu keperluan. Bahkan ketika Azahari terkepung dan terbunuh di kota malang oleh Densus 88 juga telah ditemukan sejumlah uang dalam bentuk &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Dollar Australia &lt;/span&gt;di dalam sakunya. Disamping itu malaysia dan australia keduanya masuk dalam anggota negara-negara &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Commontwealth.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan dua orang ini sering sekali melakukan aksi pemboman di wilayah indonesia karena menganggap bahwa indonesia menerapkan pemerintahan yang sekuler, tapi anehnya kenapa malaysia negara mereka sendiri yang juga sekuler aman dan tidak mendapatkan serangan dari aksi pemboman mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang pasti akibat ledakan di Mega Kuningan tersebut telah membuat kepercayaan masyarakat internasional terhadap indonesia menurun dan sebagai gantinya mereka melihat malaysia lebih mampu menciptakan rasa aman dari pada indonesia dengan berhasilnya memboyong pemain sepak bola ternama eropa (MU) dari indonesia ke negara malaysia. Dengan beralihnya kepercayaan internasional dari indonesia ke malaysia dengan sendirinya hal tersebut dapat membantu meningkatkan perekonomian malaysia yang saat ini sedang terpuruk dengan pertumbuhan ekonomi nol atau negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Pertanyaannya, kenapa pemboman dilakukan di tempat MU menginap dan sebelum mereka datang ke indonesia, bukan setelah mereka datang menginap dan kemudian dibom?&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Media Intelijen&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-499876034492383756?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/499876034492383756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/operasi-jiran.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/499876034492383756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/499876034492383756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/operasi-jiran.html' title='Operasi Jiran'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snzvk7PfQJI/AAAAAAAAAVA/88WNtik6XSA/s72-c/20080323015359.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-4869304180542947509</id><published>2009-08-05T00:20:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T01:35:25.118-07:00</updated><title type='text'>Komando Teritorial (KOTER)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snk_qBsa7FI/AAAAAAAAAUw/wCv-8QX8qZI/s1600-h/Picture4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 301px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snk_qBsa7FI/AAAAAAAAAUw/wCv-8QX8qZI/s400/Picture4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366390422230461522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Komando Teritorial (Koter)&lt;/span&gt; adalah salah satu bagian milik TNI yang mampu merekatkan masyarakat kita untuk menghadapi segala kemungkinan yang bersifat mengancam kedaulatan indonesia dengan cara melakukan pembinaan terhadap masyarakat di wilayahnya masing-masing. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Koter keberadaannya sangat penting&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;dan vital&lt;/span&gt; sebagai mata dan telinga pemerintah. Bagi negara lain sistim pertahanan semesta yang dimiliki indonesia sangatlah unik dan khas karena hanya indonesia yang mampu menerapkan sistim pertahanan yang melibatkan seluruh masyarakatnya dalam bela negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tugas koter yaitu melakukan pembinaan teritorial (binter) terhadap wilayahnya agar mampu melaksanakan deteksi dini, menangkal ancaman dan melakukan gelar kekuatan diwilayah masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koter dinyatakan mampu sebagai alat pertahanan negara murni dan perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga bisa dikatakan koter sebagai pengikat antara daerah satu dengan daerah lainnya dan saling berantai disamping sebagai mata dan telinga negara. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanpa koter negara akan dengan mudah di obok-obok dan di kotak-kotak oleh bangsa lain untuk kemudian di hancurkan dan di kuasai,dan pihak-pihak yang  memiliki kepentingan golongan di indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Koter menurut tingkatannya dibagi menjadi tiga macam&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;Komando Daerah Militer (Kodam)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komando Distrik Militer (Kodim)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Komando Resort Militer (Koramil)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bintara Pembina Desa atau yang biasa disebut sebagai Babinsa&lt;/span&gt; adalah ujung tombak dari komando teritorial atau koter dibawah koramil yang mana tugas pokoknya adalah mendata, mengumpulkan informasi, mengawasi, membantu dan membina desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : TNI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-4869304180542947509?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/4869304180542947509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/komando-teritorial-koter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/4869304180542947509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/4869304180542947509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/komando-teritorial-koter.html' title='Komando Teritorial (KOTER)'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snk_qBsa7FI/AAAAAAAAAUw/wCv-8QX8qZI/s72-c/Picture4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-7994563485190313170</id><published>2009-08-04T22:29:00.000-07:00</published><updated>2009-08-04T23:16:18.989-07:00</updated><title type='text'>Cinta Tanah Air melalui Band Musik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snkje9ynv5I/AAAAAAAAAUo/yVgI5BM6EPs/s1600-h/20081026142736.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 199px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snkje9ynv5I/AAAAAAAAAUo/yVgI5BM6EPs/s320/20081026142736.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366359445878587282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kali ini saya membahas tentang dunia music di indonesia, Jujur saya merasa sangat bangga dengan kreatifitas kawan-kawan di seluruh tanah air indonesia melalui band-band music yang sedikit demi sedikit sudah mulai berbau kebangsaan. Harus kita akui bahwa band-band tersebut juga memiliki andil besar dalam membangkitkan semangat dan jiwa patriotisme kita sebagai bangsa indonesia. Contoh band &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cokelat dengan lagu "Bendera"nya&lt;/span&gt; mampu membuat jiwa patriot dan nasionalisme kita bergelora ketika mengusung cerita tentang pasukan kebanggaan kita yang sedang bertugas di Lebanon. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Netral dengan "Garuda di dadaku"&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Alenia dengan "Merah Putih"&lt;/span&gt; juga sanggup membawa kita dalam nuansa yang membuat kita bangga dengan indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran orang-orang seperti mereka sangat kita perlukan mengingat nilai-nilai patriotisme yang kita miliki sekarang ini sedikit demi sedikit sudah mulai luntur. Jujur, kita sebenarnya sangat memerlukan lagu-lagu yang mampu menggugah semangat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini memerlukan gebrakan generasi muda untuk membangkitkan mental dan semangat mereka karena saat ini bangsa kita sedang mengalami krisis multidimensi. Kita tahu, musik adalah suatu kesenian yang sangat berpengaruh karena melalui musik kita juga bisa menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang hati nurani kita. ingat Iwan false yang getol menyampaikan anspirasinya melalui musik, begitu juga kita harus mendukung penuh tentang kreatifitas generasi muda kita dalam berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Semoga kedepan band-band tersebut bisa membuat lagu-lagu yang mampu membangkitkan semangat hidup dan kecintaan kita terhadp bangsa dan tanah air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-7994563485190313170?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/7994563485190313170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/cinta-tanah-air-melalui-band-musik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/7994563485190313170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/7994563485190313170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/cinta-tanah-air-melalui-band-musik.html' title='Cinta Tanah Air melalui Band Musik'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snkje9ynv5I/AAAAAAAAAUo/yVgI5BM6EPs/s72-c/20081026142736.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-1639121757876277603</id><published>2009-08-04T00:29:00.000-07:00</published><updated>2009-08-04T01:14:10.607-07:00</updated><title type='text'>Waspadai Kegiatan Australia di Papua</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snftcb5qI0I/AAAAAAAAAUg/UTAi9qTR2s8/s1600-h/berjaga-jaga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 223px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snftcb5qI0I/AAAAAAAAAUg/UTAi9qTR2s8/s320/berjaga-jaga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366018553816949570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemerintah&lt;/span&gt; mencium adanya gelagat tidak beres di bumi papua yang dilakukan oleh pihak asing, pemerintah sudah mengantongi nama-nama beberapa negara yang terlibat dipapua. Kasus penembakan yang menimpa karyawan PT. Free Port hingga jatuhnya korban jiwa (WNA) yang bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Drew Nicholas Grant (36)&lt;/span&gt; dari Australia konon sudah disekenariokan dan dilakukan secara sistematis oleh pihak yang menginginkan papua di bawah ke dunia internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah melihat adanya kejanggalan setelah insiden penembakan di mil 53, karena pasca kejadian Australia langsung mengirimkan personil &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Australian Secret Intelligence Service (ASIS)&lt;/span&gt; dan sudah melakukan pengumpulan data di lokasi kejadian, Timika Papua. Padahal kewenangan keamanan dalam negeri termasuk mengusut kematian warga australia tersebut ada di pihak kepolisian. Berdasarkan informasi agen australia ini akan memperkeruh suasana di papua dan memiliki agenda tersembunyi. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hal itu bisa saja terjadi karena dari sumber yang didapat para agen intelijen ini akan lebih leluasa melakukan agitasi dan kegiatan mata-mata&lt;/span&gt;. Karena mereka akan mendapatkan fasilitas khusus dari PT. Free Port selama di papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari berbagai macam kejadian mulai dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tersesatnya penerbangan warga australia, pembentukan parlemen papua di eropa, kegiatan LSM dan terlibatnya personil ASIS&lt;/span&gt;. Hal ini menunjukkan bahwa australia juga mempunyai kepentingan dipapua. Hasilnya bisa di tebak bila pada akhirnya insiden pasca penembakan di papua yang menewaskan warga australia akan di angkat ke dunia internasional dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AS akan menekan pemerintah indonesia&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Media Intelijen&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-1639121757876277603?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/1639121757876277603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/waspadai-kegiatan-australia-di-papua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/1639121757876277603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/1639121757876277603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/08/waspadai-kegiatan-australia-di-papua.html' title='Waspadai Kegiatan Australia di Papua'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Snftcb5qI0I/AAAAAAAAAUg/UTAi9qTR2s8/s72-c/berjaga-jaga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-7236801733221518587</id><published>2009-07-29T07:55:00.000-07:00</published><updated>2009-07-29T08:25:01.416-07:00</updated><title type='text'>KTBA KOPASKA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SnBoL77gMWI/AAAAAAAAAUQ/89jTgjsoWdA/s1600-h/ktbainggilfriendster4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SnBoL77gMWI/AAAAAAAAAUQ/89jTgjsoWdA/s320/ktbainggilfriendster4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363901710473376098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA)&lt;/span&gt; Kopaska Angkatan Laut sering di gunakan dalam tugasnya melaksanakan sabotase bawah air terhadap instalasi musuh. Dengan KTBA buatan satuan komando pasukan katak koarmatim ini, maka personil pasukan katak bergerak secara senyap, mudah dan cepat menuju sasaran untuk menghancurkan instalasi musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SnBpd-kQTUI/AAAAAAAAAUY/fBRusuAKbes/s1600-h/11610976fb4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SnBpd-kQTUI/AAAAAAAAAUY/fBRusuAKbes/s320/11610976fb4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363903119930445122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mesin ini biasa digunakan oleh kopaska, antara lain sebagai alat pendorong waktu menyelam. Bentuknya memang mirip ikan hiu agar gerakannya lebih lincah. Meski demikian, alat itu dapat digunakan diatas permukaan air dengan kecepatan tiga knot per jam dan juga bisa melaju dibawah permukaan dengan kecepatan empat knot perjam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga kerahasiaan, KTBA dilengkapi dengan peralatan selam closed circuit sehingga tidak mengeluarkan gelembung-gelembung udara. Selain itu, KTBA dibuat dari bahan fiber glass sehingga sulit terdeteksi oleh sonar kapal perang musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : Dephan, Defense Studies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-7236801733221518587?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/7236801733221518587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/ktba-kopaska.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/7236801733221518587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/7236801733221518587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/ktba-kopaska.html' title='KTBA KOPASKA'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SnBoL77gMWI/AAAAAAAAAUQ/89jTgjsoWdA/s72-c/ktbainggilfriendster4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3830866667379161681</id><published>2009-07-28T20:54:00.000-07:00</published><updated>2009-07-28T22:49:32.836-07:00</updated><title type='text'>Operasi Trikora dan Dwikora</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;OPERASI TRIKORA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sm_fWlqIa6I/AAAAAAAAAT4/WFwOa4Rff0g/s1600-h/tu-16-badgr_p2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sm_fWlqIa6I/AAAAAAAAAT4/WFwOa4Rff0g/s320/tu-16-badgr_p2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363751260380490658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Operasi ini diadakan guna merebut kembali Papua Barat dari tangan Belanda pada tahun 1961, Indonesia melalui Komando Tertinggi (Koti) membentuk &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Operasi Mandala (TRIKORA)&lt;/span&gt;. Tugasnya yaitu merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda. Kemudian, Armada RI menyiapkan pasukan berani mati, dengan tugas pokok &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menghancurkan pangkalan Angkatan Laut Belanda di Biak, dan menenggelamkan Kapal Induk Karl Doorman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh mesin-mesin perang RI yang pada waktu itu tergolong canggih telah disiapkan guna menggempur seluruh armada laut dan pasukan Belanda. Dan disini adalah beberapa dari sekian banyak personil yang juga disiapkan pemerintah RI untuk mendukung penghancuran armada belanda di lautan. Dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AURI&lt;/span&gt; menyiapkan Pesawat Pembom Tupolev-16 (Tu-16) untuk melakukan manuver pemboman dari udara, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALRI&lt;/span&gt; menyiapkan 17 personilnya KOPASKA, sedangkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ADRI&lt;/span&gt; menyiapkan 22 personil RPKAD ditambah dari Kodam Jaya sebanyak 3 orang. Latihan ini diadakan di pulau adem dan seribu secara &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tertutup&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;identitasnya&lt;/span&gt; hingga pada puncaknya yaitu Juni 1962. Tidak lama kemudian latihannya dipindah di Pangkalan Armada RI Ujung Surabaya, latihannya meliputi  keluar masuk kapal selam, problem decompressi chamber serta naik turun jaring kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sm_iQeKf5HI/AAAAAAAAAUA/U9Yz5l0HE9o/s1600-h/0.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sm_iQeKf5HI/AAAAAAAAAUA/U9Yz5l0HE9o/s320/0.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363754453824431218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada pertengahan Agustus 1962, dengan persiapan penuh seluruh personil pilihan tersebut diberangkatkan ke daerah tugas &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MANDALA TRIKORA&lt;/span&gt; dengan menggunakan KRI Sam Ratulangi. Mengetahui hal tersebut hingga pada akhirnya Belanda mengadakan perjanjian damai dengan pemerintahan RI kemudian mengembalikan Irian Barat ke pangkuan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Personil yang tergabung dalam pasukan berani mati tersebut akhirnya kembali dilebur dan dikembalikan kedalam satuannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;OPERASI DWIKORA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sm_ew90cJ1I/AAAAAAAAATw/o1_-a78ko2w/s1600-h/Copy+of+ops+insurjensi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sm_ew90cJ1I/AAAAAAAAATw/o1_-a78ko2w/s320/Copy+of+ops+insurjensi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363750614031148882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seusai Operasi Mandala Trikora kemudian pada tahun 1963, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ALRI&lt;/span&gt; mendapat perintah dari Komando Tertinggi (Koti) untuk menyiapkan dan melaksanakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Operasi Dwikora&lt;/span&gt;. Tugasnya mengganyang Pemerintahan Malaysia yang pada waktu itu dipimpin oleh Tengku Abdurahman. Yang meliputi daratan Malaka, Sarawak, Singapura dan Sabah (yang pada waktu itu masih tergabung dengan Malaysia). Operasi dilakukan pada tanggal 15 Maret 1964, seluruh anggota tim mendapat penjelasan dari Komandan Kopaska bahwa mereka secara administrasi telah dikeluarkan dari Kedinasan Angkatan Laut dengan tujuan bila mereka tertangkap dikemudian hari Angkatan Laut bisa mengelak dari keterlibatanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseluruh tim sudah berhasil menyusup dan masuk ke wilayah sasarannya masing-masing dan akan melaksanakan peledakan di beberapa tempat. Sasarannya yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perkotaan Singapura, Pelabuhan Port Dickson dan Jaringan pipa air minum di daerah bukit timah yang membentang dari Johor menuju Naval Air Force SEATO di Changi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namun atas berbagai pertimbangan Pemerintah RI&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;, akhirnya operasi tersebut dibatalkan dan masing-masing tim yang sudah berada di wilayah penugasan ditarik mundur kejakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.tni.mil.id/news.php?q=dtl&amp;amp;id=113012006113781"&gt;TNI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3830866667379161681?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3830866667379161681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/operasi-trikora-dan-dwikora.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3830866667379161681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3830866667379161681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/operasi-trikora-dan-dwikora.html' title='Operasi Trikora dan Dwikora'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Sm_fWlqIa6I/AAAAAAAAAT4/WFwOa4Rff0g/s72-c/tu-16-badgr_p2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-5083202538734682847</id><published>2009-07-23T01:20:00.000-07:00</published><updated>2009-07-23T04:39:12.831-07:00</updated><title type='text'>OPERASI INTELIJEN DI PAPUA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmhKbBtJiCI/AAAAAAAAAS4/lTRzEx6AmIY/s1600-h/papua_1990_mosaic_sml.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 307px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmhKbBtJiCI/AAAAAAAAAS4/lTRzEx6AmIY/s400/papua_1990_mosaic_sml.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361617184559302690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akhir-akhir&lt;/span&gt; ini banyak sekali media yang menyorot setiap aksi-aksi Organisasi Papua Merdeka (OPM) di papua, khususnya terkait tentang insiden penembakan karyawan PT. Free Port yang menewaskan beberapa orang yang diantaranya adalah warga negara Australia. Bahkan beberapa hari kemudian terjadi insiden penembakan untuk yang kedua kalinya di Mile 54 yang menimpa dua orang anggota brimob yang sedang melintas di jalan tersebut. Semua itu tidak terlepas dari aksi provokasi yang dilakukan oleh sejumlah kelompok dengan dugaan sementara dilakukan oleh OPM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmhKmRLaQQI/AAAAAAAAATA/kkYYfXJOI44/s1600-h/papua.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 255px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmhKmRLaQQI/AAAAAAAAATA/kkYYfXJOI44/s320/papua.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361617377691320578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Banyak pihak khususnya pemerintah yang mengkhawatirkan bahwa aksi-aksi tersebut ditunggangi oleh "pihak" yang menginginkan masalah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; papua di bawah ketingkat Internasiona&lt;/span&gt;l. Semua itu bisa dilihat semakin banyaknya aktifitas-aktifitas asing yang terlihat di papua dengan kedok kemanusiaan dan HAM. Tentunya kita masih ingat pemberitaan tentang beberapa warga asing kebangsaan Australia yang terbang rendah menggunakan sebuah pesawat seolah-olah menghindari tangkapan radar, setelah terdeteksi dan tertangkap pihak RI mereka menyatakan bahwa mereka sedang tersesat di hutan papua. Hal tersebut membuat sejumlah pihak tanda tanya tentang misi mereka di papua,namun karena pemerintah tidak memiliki cukup bukti tentang keterlibatan mereka dipapua maka pemerintah melepasnya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ini adalah beberapa keterangan tentang keterlibatan pihak asing yang "bermain" di papua. keterangan ini didapat dari berbagai sumber.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;29 mei - 4 juni 2000&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;,&lt;/span&gt; Digelar kongres papua yang dihadiri sekretaris kedubes Amerika, utusan Australia, Inggris dan negara asing lainnya. Konggres sepakat menggugat penyatuan papua dalam NKRI yang dilakukan pemerintah Belanda, Indonesia dan PBB pada masa Soekarno.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;7 desember 2000,&lt;/span&gt; Terjadi penyerangan kantor polsek Abepura oleh sekelompok orang bersenjata golok dan parang. KPP HAM, Komnas HAM telah menyimpulkan terjadi pelanggaran berat hak asasi manusia berupa kejahatan terhadap kemanusiaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;31 maret 2001&lt;/span&gt;, Sekelompok orang bersenjata menyerang PT. Darma Mukti Persada (DMP) dikecamatan Wasior.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;November 2001&lt;/span&gt;, Kerusuhan disentani pasca pembunuhan ketua presidium dewan papua (PDP) Theys Hiyo Eluay.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;April 2003&lt;/span&gt;, Terjadi pembobolan gudang senjata milik kodim Wamena.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;31 Agustus 2002&lt;/span&gt;, Terjadi penembakan di Mile 62-63 jalan Timika Tembagapura yang menewaskan tiga karyawan Free port Indonesia. Dua warga negara AS dan satu WNI. AS menggunakan moment ini untuk mengangkat isu papua ke dunia internasional. FBI dan CIA datang ke papua untuk mengusut peristiwa itu. Persoalan papua berhasil diangkat menjadi perhatian negara-negara di dunia maupun masyarakat internasional sebagai kasus pelanggaran HAM.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Maret 2004&lt;/span&gt;, Uskup Desemont Tutu, parlemen Irlandia, parlemen Eropa, LSM, mendesak PBB untuk meninjau ulang PEPERA 1969.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Maret 2006&lt;/span&gt;, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Syamsir Siregar mensinyalir ada upaya LSM yang didanai asing ikut memprovokasi aksi kerusuhan di Abepura.&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Poin-poin diatas membuktikan bahwa di papua ada keterlibatan pihak asing baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mengekspos dan mengangkat permasalahan papua ke tingkat internasional dengan tujuan final yaitu dilepasnya papua dari NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmhK-Bfd1xI/AAAAAAAAATI/tyBrKxYMNgo/s1600-h/Papua+Merdeka-.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmhK-Bfd1xI/AAAAAAAAATI/tyBrKxYMNgo/s200/Papua+Merdeka-.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361617785797334802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Papua dimata Internasional khususnya Amerika Serikat dengan PT. Free Portnya menjadi aset yang sangat berharga disamping itu terlibat juga Inggris dengan PT. New Mont yang juga memiliki andil didalamnya. Pihak asing memainkan strateginya dengan sangat halus di tanah papua, dimata internasional mereka mendukung papua adalah bagian dari NKRI sedangkan dilain sisi mereka juga mendukung pemisahan papua dari NKRI (secara bayangan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penaganan Papua oleh pemerintah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah dengan metode Otonomi Khusus (OTSUS) di papua ternyata tidak banyak membantu warga lokal sehingga timbul kesan otsus tidak berhasil. Sungguh ironis papua yang kaya dengan sumber alam justru menyisakan kemiskinan, keterbelakangan dan kebodohan penduduk lokal. Relasi antarmanusia dipenuhi rasa curiga dan dendam. Kohesi sosial masyarakat amat rendah akibat persoalan di tingkat nasional dan lokal yang memengaruhi kondisi integrasi maupun disintegrasi masyarakat di Papua. Upaya memperbaiki Papua melalui berbagai kebijakan baru sebatas jargon politik dari setiap rezim pemerintahan untuk kepentingan kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kondisi Lokal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana melihat penanganan Papua dalam konteks lokal? Dari penelitian yang disponsori Komisi Eropa, Wamena dilihat sebagai daerah rawan nomor satu di Papua, dengan potensi dan dimensi konflik yang amat kompleks dan beragam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;Konflik adat/suku&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konflik agama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konflik ekonomi (masyarakat lokal dengan warga pendatang)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konflik antara suku asli Wamena dan suku non-Wamena (pegunungan dan pesisir)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konflik dengan pejabat pemerintahan (masyarakat dengan pejabat birokrasi)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konflik antara masyarakat dan aparat militer dan polisi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konflik antara laki-laki dan perempuan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konflik yang berkaitan dengan kebijakan otonomi khusus dan pemekaran wilayah.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Hal-hal tersebut  dapat memicu pihak asing untuk "bermain" di papua disamping memiliki kepentingan terhadap aset-aset mereka di papua. Dengan rawannya papua terhadap "serangan" intelijen asing pemerintah harus benar-benar serius dalam menangani setiap permasalahan yang timbul di papua. Meskipun ada komitmen dari Amerika Serikat (AS) bahwa papua adalah bagian dari NKRI, pemerintah harus tetaplah waspada karena terkadang AS juga sering menerapkan kebijakan standar ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.csis.or.id/scholars_opinion_view.asp?op_id=373&amp;amp;id=34&amp;amp;tab=0"&gt;CSIS&lt;/a&gt;, Media Intelijen, Antara News&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-5083202538734682847?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/5083202538734682847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/operasi-intelijen-di-papua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/5083202538734682847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/5083202538734682847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/operasi-intelijen-di-papua.html' title='OPERASI INTELIJEN DI PAPUA'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmhKbBtJiCI/AAAAAAAAAS4/lTRzEx6AmIY/s72-c/papua_1990_mosaic_sml.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-959196670509015771</id><published>2009-07-21T00:32:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T02:50:24.747-07:00</updated><title type='text'>BOM J.W MARRIOT DAN RILTZ CARLTON</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmWI2BJovuI/AAAAAAAAASg/sxpqW6KJI4I/s1600-h/_MG_0269.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmWI2BJovuI/AAAAAAAAASg/sxpqW6KJI4I/s400/_MG_0269.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360841393057611490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;              Dengan&lt;/span&gt; terjadinya peledakan di &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hotel JW Marriot&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Riltz Carlton&lt;/span&gt; hari jum'at pagi Pukul 07.45 WIB indonesia kembali tercoreng untuk yang kesekian kali, hal ini dapat mempengaruhi citra indonesia dimata internasional yang sudah di anggap positif. Banyak orang yang tidak menyangka di Jakarta akan kembali terjadinya aksi pengeboman oleh sejumlah orang yang diyakini adalah teroris. Peledakan dilakukan oleh dua orang pelaku namun kali ini kedua pelaku melakukan aksi nya dengan bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmWJJwowLvI/AAAAAAAAASo/QWNhLYJE94E/s1600-h/2mecyrl.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmWJJwowLvI/AAAAAAAAASo/QWNhLYJE94E/s320/2mecyrl.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360841732222103282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;     Banyak orang yang menduga-duga bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh Teroris yang digawangi Noordin M. Top atau oleh sekelompok orang yang tidak terima oleh kekalahan salah satu Capresnya karena pada saat itu juga bertepatan dengan pasca pemilu. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kenapa tidak ada seorangpun yang membuat dugaan bahwa pengeboman tersebut dilakukan oleh pihak ke empat (diluar jalur  politik) yang ingin me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;manfaatkan moment tersebut sebagai aksi balas dendam atau lain-lain ?&lt;/span&gt; bisa dikatakan semua itu adalah kebetulan dan situasi yang mendukung untuk menciptakan suatu kekacauan oleh pihak ke empat dengan harapan para capres akan saling tuding, atau menciptakan kesan bahwa kejadian tersebut seolah-olah dilakukan oleh Noordin M. Top yang telah gagal di tangkap di daerah Cilangkap. Sehingga yang diubek-ubek oleh pihak kepolisian adalah orang-orang tersebut, sedangkan otak dibalik peledakan yang sesungguhnya bisa santai tidak terendus karena memang keberadaannya sedang tidak menjadi sorotan banyak pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmWNQ2Tc88I/AAAAAAAAASw/pnDLxGqWksg/s1600-h/teroris.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 256px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmWNQ2Tc88I/AAAAAAAAASw/pnDLxGqWksg/s320/teroris.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5360846252048970690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;      Hal tersebut bisa saja terjadi mengingat ada tersiar kabar bahwa pelaku sesungguhnya adalah loyalis mantan penguasa Orde baru (orba) yang tidak terima akan  kejatuhan rezimnya dimasa kedudukan Almarhum Soeharto. Karena pada saat runtuhnya rezim tersebut banyak sekali pihak-pihak yang mencaci bahkan terang-terangan menghina orang-orang yang berada dibawah bendera orde baru baik melalui media massa maupun elektronik. Hal tersebut otomatis menimbulkan perasaan jengkel dan dendam yang teramat menyakitkan bagi mereka, yang pernah hidup dibawah orde baru sehingga kemungkinan untuk balas dendam bagi mereka  besar dan disimpan rapat-rapat sambil menunggu saat yang pas untuk melampiaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Pilpres 2009 bisa dikatakan moment yang tepat untuk melancarkan aksi mereka dengan cara meciptakan kambing hitam yang akan menjadi tertuduh pasca peledakan J.W Marriot dan Riltz Calton. Sedangkan yang menjadi sasarannya adalah salah satu peserta  capres dan cawapres dalam pilpres 2009 yang notabene adalah mantan dari keluarga besar penguasa orde baru yang sudah dianggap pengkhianat bagi mereka karena ketidak berpihakannya dimasa penggulingan kekuasaan Almarhum Soeharto. Katakanlah salah satu dari loyalis orde baru tersebut tidak terima melihat orang yang diincarnya telah mendaftarkan diri menjadi peserta Capres dan cawapres dalam pemilu 2009, sehingga perlu di adakannya siasat untuk menjatuhkan orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dengan terjadinya penyergapan otak teroris yaitu Noordin M. Top di cilangkap yang ternyata gagal dan "vokalnya" salah satu capres yang tidak terima akan kekalahannya di pilpres hal tersebut bisa dijadikan kesempatan dan dimanfaatkan bagi mereka (pihak ke empat) untuk melakukan peledakan di hotel J.W Marrot dan Riltz Carlton dengan harapan semua tuduhan dan penyelidikan mengarah kepada mereka yang sedang menjadi sorotan banyak pihak di indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Sungguh sangat disayangkan bila hal tersebut benar-benar terjadi, karena yang menjadi korban bukan sebagian kecil orang namun seluruh rakyat indonesia menerima efek dan dampaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Artikel ini ditulis berdasarkan analisa-analisa pribadi tanpa melibatkan sumber manapun, jadi bila terdapat kebenaran dalam penulisan artikel maka itu bisa dianggap sebagai kebetulan. Terima  kasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-959196670509015771?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/959196670509015771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/bom-jw-marriot-dan-riltz-carlton.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/959196670509015771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/959196670509015771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/bom-jw-marriot-dan-riltz-carlton.html' title='BOM J.W MARRIOT DAN RILTZ CARLTON'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmWI2BJovuI/AAAAAAAAASg/sxpqW6KJI4I/s72-c/_MG_0269.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-5444261758598875610</id><published>2009-07-18T03:06:00.000-07:00</published><updated>2009-07-18T06:20:12.575-07:00</updated><title type='text'>INTELIJEN INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmHFpl3VtuI/AAAAAAAAASI/OEdIb9tqds0/s1600-h/badanintelejennegara.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 399px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmHFpl3VtuI/AAAAAAAAASI/OEdIb9tqds0/s400/badanintelejennegara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359782349877130978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Operasi Intelijen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pada dasarnya&lt;/span&gt;, intelijen adalah bersifat mengumpulkan informasi. Pada perkembangannya terutama yang berurusan dengan masalah negara, juga ditambah dengan usaha sejauh mana menyelesaikan setiap ancaman yang dilakukan secara efektif, rahasia, dan langsung menuju sasarannya yang dikenal dengan &lt;i&gt;operasi intelijen&lt;/i&gt; yang sering dikenal juga dengan &lt;i&gt;operasi klandestin.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia intelijen&lt;/span&gt; terkadang sarat dengan indikasi penyusupan, sabotase, mata-mata, penyadapan, pengecohan informasi bahkan yang sekelas dengan konspirasi besar. Bagi pemerintahan, intelijen merupakan mata dan telinga negara guna mengantisipasi dan mengeleminir terjadinya suatu ancaman yang mengarah kepada terganggunya keamanan dan stabilitas negara. Banyak sejarah intelijen yang menorehkan sebuah kesuksesan besar dan juga kegagalan bagi jalannya suatu pemerintahan. Seperti di Amerika Serikat (AS) yang terkenal dengan Central Inteligent Agency (CIA) bernama Allan Pope pernah masuk ke Indonesia dan terlibat langsung terhadap rencana pembunuhan presiden indonesia Bung Karno dimasa pemberontakan Permesta dengan membombardir istana kepresidenan menggunakan pesawat &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=B-26_Invader&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="B-26 Invader (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;B-26 Invader AUREV&lt;/span&gt; namun usahanya tersebut gagal karena bung karno waktu itu tidak berada ditempat. Kemudian allan pope pesawatnya tertembak jatuh dan tertangkap oleh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) saat merencanakan pemboman terhadap armada tempur gabungan yang sedang melakukan konvoi dilaut. Israel dengan Mossadnya yang mampu mengelabuhi dan melemahkan kemampuan tempur lawannya Syiria melalui agennya yang bernama Eli Cohan saat melaksanakan perang enam hari antara Israel dan Syiria di bukit tinggi golan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Indonesia sendiri juga ada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Badan Intelijen Negara (BIN) &lt;/span&gt;yang bertugas sebagai mata dan telinga pemerintah dengan cara mengumpulkan dan menganalisa data kemudian diolah menjadi sebuah informasi yang akurat. Selain BIN Indonesia juga memiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Badan Intelijen Strategis (BAIS)&lt;/span&gt; milik institusi TNI yang mana tugasnya adalah khusus menangani intelijen  &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;kemiliteran&lt;/span&gt; dan berada di bawah komando Markas Besar &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;Tentara Nasional Indonesia&lt;/span&gt;. BAIS bertugas untuk menyuplai analisis-analisis intelijen dan strategis yang aktual maupun perkiraan ke depan -biasa disebut jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang- kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Panglima_TNI" title="Panglima TNI" class="mw-redirect"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Panglima TNI&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan Departemen Pertahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmHGZA0q0NI/AAAAAAAAASQ/sKeKrkqOa1A/s1600-h/KOPASSUS1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmHGZA0q0NI/AAAAAAAAASQ/sKeKrkqOa1A/s320/KOPASSUS1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359783164567539922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pasukan elit tempur yang dimiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TNI AD&lt;/span&gt;  yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KOPASSUS&lt;/span&gt; juga memiliki satuan Intelijen tempur atau combat intel yang bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SANDHI YUDHA&lt;/span&gt; yang memiliki spesifikasi tugas perang rahasia (clandestein operation) berguna untuk mengetahui kondisi dan situasi dilapangan. Karena misi dan operasinya yang bersifat rahasia, mayoritas dari kegiatan tugas daripada satuan KOPASSUS tidak akan pernah diketahui secara menyeluruh. Contoh operasi KOPASSUS yang pernah dilakukan dan tidak diketahui publik seperti: Penyusupan ke pengungsi Vietnam di pulau Galang untuk membantu pengumpulan informasi untuk di kordinasikan dengan pihak Amerika Serikat (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CIA&lt;/span&gt;), penyusupan perbatasan Malaysia dan Australia dan operasi patroli jarak jauh &lt;i&gt;(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;long range recce&lt;/span&gt;)&lt;/i&gt; di perbatasan Papua nugini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tugas dari intelijen sendiri yaitu mengumpulkan data-data yang didapatnya dan kemudian diolah hingga menjadi suatu data yang valid dan akurat melalui fakta-fakta yang ada dan telah di verifikasi&lt;/span&gt;. Kata intelijen sendiri juga sering digunakan untuk menyebut seseorang sebagai pengumpul informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Prosesnya&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Informasi&lt;/span&gt; yang dikumpulkan bisa sulit untuk didapatkan, atau bahkan informasi rahasia, yang didapatkan dengan spionase ("&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;sumber tertutup&lt;/span&gt;"), atau dapat juga berupa informasi yang tersedia bebas, di surat kabar atau internet ("&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;sumber terbuka&lt;/span&gt;"). Secara tradisional, pengumpulan intelijen berupa pengumpulan informasi dari segala sumber, lalu penyimpanan dan pengurutan informasi tersebut, dan diperkirakan sebagian kecil dari yang terkumpul akan berguna kemudian. Hasil dari pengumpulan intelijen ("&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;produk&lt;/span&gt;") dan sumber serta metode pengumpulannya ("&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;tradecraft&lt;/span&gt;") seringkali dirahasiakan.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmHHGEeYGXI/AAAAAAAAASY/svnxlcl87Ow/s1600-h/satelit01.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 285px; height: 285px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmHHGEeYGXI/AAAAAAAAASY/svnxlcl87Ow/s320/satelit01.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359783938641893746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Intelijen pemerintah&lt;/span&gt; biasanya diserahkan pada&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dinas_intelijen&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dinas intelijen (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;/a&gt; dinas intelijen, yang umumnya diberikan dana&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;besar yang dirahasiakan. Dinas-dinas ini mengumpulkan informasi dengan berbagai cara, dari penggunaan agen rahasia, menyadap saluran komunikasi, sampai penggunaan satelit pengintai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Intelijen militer&lt;/span&gt; adalah kegiatan dalam perang yang melakukan pengumpulan, analisa, dan tindak lanjut atas informasi tentang musuh di lapangan. Kegiatan ini memakai mata-mata, pengintai, peralatan pengamatan yang canggih, serta agen rahasia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Intelijen bisnis&lt;/span&gt; merupakan informasi rahasia yang didapatkan suatu perusahaan mengenai saingannya dan pasar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sifat Operasi Intelijen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-weight: bold;"&gt;Umumnya operasi intelijen dilakukan untuk dua kepentingan:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Operasi Taktis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;yaitu operasi yang dilakukan untuk mendukung operasi-operasi taktis yang dilakukan dalam jangka waktu dan kegiatan tertentu, umumnya dilakukan oleh angkatan bersenjata dalam operasi operasi militernya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Operasi Strategis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;yakni operasi yang dilakukan dengan mengumpulkan data-data informasi dan kegiatan lain untuk kepentingan strategis umumnya dilakukan dengan jangka panjang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jadi intinya&lt;/span&gt;, tidak semua operasi intelijen yang tengah berlangsung di Negara Indonesia itu harus di beberkan kepada publik karena sifatnya yang sangat rahasia. Dan disamping itu juga demi kelangsungan Negara Indonesia dari ancaman gerakan sekelompok orang yang ingin melakukan aksi teror terhadap negara baik dari dalam negeri maupun dari luar. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Di Indonesia juga ada indikasi upaya sekelompok orang yang sedang berupaya dengan kekuatan politiknya untuk mempereteli dan memandulkan beberapa badan intelijen yang dimiliki negara dengan cara memasukkan opsi-opsi yang terlalu membatasi kinerja intelijen kita dalam &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;RUU Intelijen&lt;/span&gt;. Dan upaya-upaya inilah yang nantinya akan membuat institusi rahasia negara tersebut akan melemah tidak dapat berjalan dengan baik untuk menangkal dan mengeliminir suatu bentuk potensi ancaman yang mengarah kepada negara. Dan terkadang tidak sedikit pula intelijen kita juga &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dikambing hitamkan&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dipersalahkan&lt;/span&gt; dalam setiap aksi-aksi yang terjadi diseluruh tanah air indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber :&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Intelijen"&gt;Wikipedia intelijen&lt;/a&gt;,&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Intelijen_Strategis"&gt;Wikipedia BAIS&lt;/a&gt;, &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komando_Pasukan_Khusus"&gt;Wikipedia KOPASSUS&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-5444261758598875610?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/5444261758598875610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/intelijen-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/5444261758598875610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/5444261758598875610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/intelijen-indonesia.html' title='INTELIJEN INDONESIA'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmHFpl3VtuI/AAAAAAAAASI/OEdIb9tqds0/s72-c/badanintelejennegara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-27711877078818137</id><published>2009-07-17T07:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-17T11:06:59.698-07:00</updated><title type='text'>TERORISME MUSUH BERSAMA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmCzvaIdjLI/AAAAAAAAARo/F4h3jBzt0MQ/s1600-h/20081219_102447_teror.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 252px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmCzvaIdjLI/AAAAAAAAARo/F4h3jBzt0MQ/s320/20081219_102447_teror.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359481183620926642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejak Amerika Serikat (AS)&lt;/span&gt; mengumumkan perang melawan terorisme setelah terjadinya tragedi penyerangan gedung kembar World Trade Center (WTC) 11 september 2001, diseluruh dunia banyak negara seketika itu juga bersama AS mengobarkan perang melawan teroris. Dengan data yang dimiliki pemerintahan AS melalui Central Inteligent Agency (CIA) menuduh Osama bin laden dengan jaringannya Al-Qaeda di Afghanistan berada di balik penyerangan yang menimpa WTC dengan menggunakan pesawat komersil yang kemudian ditabrakkan ke menara kembar tersebut. Indonesia juga tidak luput dari serangan teroris dengan tragedi Bom Bali I dan II di legian kute Bali yang di dalangi oleh Amrozi cs dengan kelompoknya Jamaah Islamiyah (JI). Polisi dengan dibantu pemerintahan AS membentuk embrio khusus untuk menangani terorisme yang diberi nama Detasemen Khusus 88 (Densus 88). Selang tidak lama setelah Densus 88 terbentuk, polri telah berhasil mengindetifikasi otak dibalik seluruh pemboman di tanah air indonesia yaitu Dr. Azahari dan Noordin M.Top.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebenarnya apa sih definisi dari terorisme tersebut dan apa motivasinya dengan serangan-serangan yang mereka timbulkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmC1oHwgvZI/AAAAAAAAARw/LY0HQgGEsb4/s1600-h/wtc-attack.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 306px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmC1oHwgvZI/AAAAAAAAARw/LY0HQgGEsb4/s320/wtc-attack.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359483257452805522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Disini yang dimaksud dengan terorisme yaitu serangan-serangan yang terkoordinasi dengan tujuan membagkitkan perasaan teror dan ketakutan terhadap sekelompok masyarakat dengan dilancarkannya serangan-serangan secara acak sehingga yang paling banyak jatuhnya korban adalah pihak sipil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kaca mata dunia khususnya "Eropa dan barat" beranggapan bahwa kelompok yang berpotensi sebagai terorisme adalah kelompok Islam garis keras radikal yang mayoritas adalah identik dengan warga timur tengah dengan populasi muslim terbesar didunia. Sehingga hal tersebut sangat merugikan kaum muslim di seluruh dunia dan berdampak sekali dengan munculnya prilaku "sentimenisme" terhadap warga negara yang beragama muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terorisme bisa dilakukan oleh siapa saja yang melakukan tindakan kriminalitas terhadap komunitas atau masyarakat dengan cara-cara menebar teror dimanapun berada. Jadi tidak ada kaitannya dengan istilah islam adalah cikal bakal terorisme dan beranggapan ajaran islam adalah kekerasan atau paksaan yang menganggap semua orang yang tidak sesuai dengan norma islam adalah musuh yang harus dibasmi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmC2IXn73hI/AAAAAAAAAR4/XYhvwPNykp8/s1600-h/teroris.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 278px; height: 278px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmC2IXn73hI/AAAAAAAAAR4/XYhvwPNykp8/s320/teroris.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359483811467615762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang dapat menimbulkan dan memotivasi mereka untuk melakukan gerakan-gerakan perlawanan dengan menebar teror terhadap pemerintah adalah karena adanya sikap tidak puas terhadap pemerintah, mencari perhatian internasional terhadap gerakan-gerakan yang dilakukannya demi ambisi dan niat-niat untuk menebar teror di masyarakat sehingga timbul kekacauan yang mempengaruhi stabilitas negara dan  image buruk dimata internasional tanpa memperdulikan apa dan siapa yang akan menjadi sasarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini sudah jelas bahwa terorisme sangat berbahaya dan menjadi musuh bersama, sedangkan pelakunya sudah sepantasnya mendapatkan hukuman yang setimpal demi tegaknya hukum dan keadilan di negara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terorisme kian jelas menjadi momok bagi peradaban modern. Sifat tindakan, pelaku, tujuan strategis, motivasi, hasil yang diharapkan serta dicapai, target-target serta metode Terorisme kini semakin luas dan bervariasi. Sehingga semakin jelas bahwa teror bukan merupakan bentuk kejahatan kekerasan destruktif biasa, melainkan sudah merupakan kejahatan terhadap perdamaian dan keamanan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimana cara menanggulangi tidakan terorisme yang sangat merugikan kita semua?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;ul&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Tingkatkan sikap waspada atas setiap hal yang  mencurigakan&lt;/li&gt;&lt;li style="font-weight: bold;"&gt;Adakan wajib lapor sesuai prosedur bagi setiap warga pendatang yang bermalam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lapor kepada pihak yang berwajib bila &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kedapatan seseorang yang mencurigakan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmC6mQOwiEI/AAAAAAAAASA/vtlp9TEM_Ds/s1600-h/2mecyrl.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmC6mQOwiEI/AAAAAAAAASA/vtlp9TEM_Ds/s320/2mecyrl.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359488722925553730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Waspadalah dan tingkatkan sikap awas terhadap segala sesuatu/tindakan yang mencurigakan dan laporkan kepada pihak yang berwenang. Karena siapa saja bisa menjadi korban teroris termasuk kita semua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://buletinlitbang.dephan.go.id/index.asp?vnomor=19&amp;amp;mnorutisi=7"&gt;Balitbang Dephan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Terorisme"&gt;Wikipedia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-27711877078818137?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/27711877078818137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/terorisme-musuh-bersama.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/27711877078818137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/27711877078818137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/terorisme-musuh-bersama.html' title='TERORISME MUSUH BERSAMA'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SmCzvaIdjLI/AAAAAAAAARo/F4h3jBzt0MQ/s72-c/20081219_102447_teror.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-1421660799974282987</id><published>2009-07-11T22:48:00.000-07:00</published><updated>2009-07-13T02:55:24.474-07:00</updated><title type='text'>Ancaman Perang Modern</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slp-XCOTZ_I/AAAAAAAAAQo/Lyzd51LFA4Q/s1600-h/invasi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 265px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slp-XCOTZ_I/AAAAAAAAAQo/Lyzd51LFA4Q/s400/invasi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357733640909580274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Definisi Perang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;modern&lt;/span&gt; adalah suatu bentuk perang yang dilakukan secara non militer dari negara maju / asing untuk menghancurkan suatu negara tertentu melalui bidang &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;IPOLEKSOSBUDHAN&lt;/span&gt; (Ideologi Politik Sosial Budaya dan Pertahanan)&lt;p:colorscheme colors="#FFFFFF,#000000,#808080,#000000,#00CC99,#3333CC,#CCCCFF,#B2B2B2"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Perang modern dapat pula dikatakan sebagai bentuk kontrol dari negara-negara koalisi global yang dimotori oleh negara besar terhadap negara lain yang tidak mengakomodasi kepentingan negara koalisi tersebut atau membahayakan negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadari ataupun tidak, ada negara "besar" bersama koalisinya yang sedang menggelar konsep perang modern di wilayah indonesia dengan tujuan memecah belah Negara kesatuan republik indonesia (NKRI)supaya lemah dan dapat dikuasai Sumber daya alamnya (SDA). Kebanyakan masyarakat indonesia tidak menyadarinya bahwa diri mereka saat ini sedang dijajah dan menjadi korban dari perang modern. Asing merubah konsepnya dari perang konvensional menjadi non konvensional (perang modern) karena harganya yang sangat murah meriah dan hasilnyapun sangat dahsyat hingga mampu merusak sendi-sendi kekuatan negara sasaran tersebut. Hal tersebut sangat berbahaya bagi keutuhan wilayah NKRI karena didalamnya telah hidup jutaan manusia yang berasal dari berbagai macam elemen suku, agama, ras dan budaya (SARA) sehingga sangat memungkinkan bagi asing untuk "bermain" didalamnya dan setiap kerusuhan bisa dipastikan adanya "domplengan" atau "tunggangan" dari pihak luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberontakan di Aceh (GAM), RMS (Maluku) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah sebagian kecil contoh dari adanya perang modern. Lantas dari mana mereka dapat pasokan dana dan senjata? mereka timbul karena adanya sifat tidak puas terhadap pemerintah kemudian mereka protes dan tanpa disadari kegiatan mereka telah ditunggangi dan mendapatkan dorongan dari pihak luar untuk melakukan suatu pemberontakan dan perlawanan bersenjata kepada pemerintah. Asing hanya membiayai dan menyediakan segala keperluannya sedangkan pelakunya adalah mereka yang tidak puas terhadap pemerintah. Dana yang mereka dapatkan biasanya disalurkan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dibiayai oleh asing dengan kedok sumbangan atau donatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Invasi negara besar yang di motori oleh Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara timur tengah (Irak)dengan dalih mencari senjata pemusnah massal dan terorisme adalah salah satu contoh dari di gelarnya konsep perang modern. Mereka memiliki kepentingan tetapi tidak bisa menguasai ataupun mengontrol negara sasaran, sehingga perlu untuk digelar perang modern di ditimur tengah dan menggulingkan pemerintahannya untuk kemudian diganti dengan pemerintahan baru yang pro AS. Sehingga AS bisa lebih mudah untuk mengontrol negara bentukannya tersebut sesuai dengan keinginan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka (AS) dengan dalih mencari senjata pemusnah masal meski tidak terbukti keberadaannya telah berhasil merobohkan sebuah negara yang berdaulat dan mengganti pemerintahannya sesuai keinginan mereka. Dan untuk menutupi operasi perang modern yang mereka lancarkan, mereka kemudian mencari pembenaran di mata internasional dengan dalih adanya pelanggaran Hak asasi manusia (HAM) berat di Irak. Kenapa Irak yang konon katanya kuat bisa dengan mudah ditekuk oleh AS? Karena AS sebelumnya telah melancarkan perang modern dengan sasaran masyarakatnya yang dengan mudah bisa dipecah dan dikotak-kotakkan (sunni dan syiah)sehingga pada saat di Invasi, Irak dalam posisi lemah dan tidak adanya persatuan ikatan yang kuat. AS juga telah berhasil mencari dukuangan internasional dengan kebohongannya bahwa Irak telah membuat Senjata pemusnah massal sehingga perlu untuk dijadikan musuh bersama dan di Invasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertanyaannya apakah Indonesia akan bernasib sama? karena saat ini asing juga sedang menggelar konsep perang modernnya di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slp_4dSxZlI/AAAAAAAAAQw/IK0wyTGs2JQ/s1600-h/marinir-as-dlm-pr-tlk-19911.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 221px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slp_4dSxZlI/AAAAAAAAAQw/IK0wyTGs2JQ/s320/marinir-as-dlm-pr-tlk-19911.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357735314623391314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlqAfMVddEI/AAAAAAAAAQ4/NH0nbShtPbg/s1600-h/satelit2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlqAfMVddEI/AAAAAAAAAQ4/NH0nbShtPbg/s320/satelit2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357735980086162498" /&gt;&lt;/a&gt;Perubahan bentuk dari perang konvensional menjadi non konvensional dengan mengandalkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="font-weight: bold;"&gt;&lt;li&gt;Kekuatan Politik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekuatan Ekonomi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekuatan Sosial Budaya&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kekuatan militer tetap disiapkan untuk mengantisipasi bila cara non konvensional tidak berhasil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TUJUAN DARI PERANG MODERN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p:colorscheme&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mengeliminir kemampuan negara sasaran agar tidak menjadi suatu potensi ancaman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melemahkan kemampuan negara sasaran sehingga semakin tergantung dan lebih mudah ditekan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melemahkan kemampuan negara sasaran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kemudian menguasai secara mutlak&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAHAP-TAHAP PERANG MODERN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tahap I    =  Infiltrasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tahap II  =  Eksploitasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tahap III=  Politik Adu Domba&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tahap IV =  Cuci Otak&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tahap V   =  Invansi / pencapaian sasaran&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;A. Tahap Infiltrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Intelijen&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Militer&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendidikan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ekonomi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ideologi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Politik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SOSBUD / Kultur dan Agama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bantuan-bantuan asing&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kerjasama disemua bidang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Media / Informasi&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B. Hancurkan, Lemahkan dan Kuasai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Intelijen&lt;/li&gt;&lt;li&gt;TNI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ekonomi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Politik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Budaya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ideologi&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;     Semuanya itu adalah titik berat kekuatan negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C. Adu Domba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlqD20GSlrI/AAAAAAAAARI/IVxunqIy6Dc/s1600-h/kekerasan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 142px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlqD20GSlrI/AAAAAAAAARI/IVxunqIy6Dc/s200/kekerasan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357739684431828658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlqE31b_hYI/AAAAAAAAARQ/AfHXZGMql1U/s1600-h/huru+hara.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 123px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlqE31b_hYI/AAAAAAAAARQ/AfHXZGMql1U/s200/huru+hara.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357740801482786178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Timbulkan kekacauan / kekerasan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Timbulkan konflik horisontal (SARA)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Timbulkan / bantu separatis adakan pemberontakan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Timbulkan perang saudara&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D. Ubah paradigma / pola cara berpikir terhadap wawasan negara atau wawasan nusantara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;E. Sasaran direbut dan dikuasai, hingga pada akhirnya negara akan dalam keadaan terjajah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cara untuk menghadapi dan  memenangkan perang modern yang diusung asing&lt;/span&gt; adalah dengan  cara menambah wawasan kebangsaan (cinta tanah air)dan menciptakan jiwa nasionalisme yang tinggi terhadap tanah air oleh seluruh anak bangsa.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlqG_4wW4mI/AAAAAAAAARY/JTLMMGjTtWs/s1600-h/nasionalisme.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlqG_4wW4mI/AAAAAAAAARY/JTLMMGjTtWs/s320/nasionalisme.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357743138835718754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BENTUK-BENTUK KEGIATAN PERANG MODERN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Narkoba&lt;/li&gt;&lt;li&gt;VCD porno&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang asing yang bekerja diindonesia&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dana bantuan untuk pondok, LSM dan lain-lain&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Embargo ALUTSISTA&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;p:colorscheme colors="#FFFFFF,#000000,#808080,#000000,#00CC99,#3333CC,#CCCCFF,#B2B2B2"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p:colorscheme&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="PowerPoint.Slide"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft PowerPoint 10"&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt; v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} p\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} v\:textbox {display:none;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;title&gt;Slide 2&lt;/title&gt;&lt;meta name="Description" content="7/12/2009"&gt;&lt;!--[if !ppt]--&gt;&lt;style&gt; .O 	{color:black; 	font-size:149%;} a:link 	{color:#CCCCFF !important;} a:active 	{color:#3333CC !important;} a:visited 	{color:#B2B2B2 !important;} &lt;/style&gt;&lt;style media="print"&gt; &lt;!--.sld 	{left:0px !important; 	width:6.0in !important; 	height:4.5in !important; 	font-size:103% !important;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/div&gt;&lt;p:colorscheme colors="#FFFFFF,#000000,#808080,#000000,#00CC99,#3333CC,#CCCCFF,#B2B2B2"&gt;  &lt;div shape="_x0000_s1026" class="O"&gt;  &lt;div style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 111%; color: white;"&gt;&lt;span style="position: absolute; left: -2.36%; font-family: Wingdings;"&gt;v&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 20pt; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=""&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;/p:colorscheme&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel by Arsiva&lt;br /&gt;Sumber referensi : &lt;a href="http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=5888"&gt;DEPHAN&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=6288"&gt;Perang Modern&lt;/a&gt;,&lt;a href="http://www.apakabar.ws/forums/viewtopic.php?f=1&amp;t=22249&amp;start=0"&gt;apakabar&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.gatra.com/2004-01-01/artikel.php?id=32928"&gt;GATRA&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=1603"&gt;ITS&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-1421660799974282987?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/1421660799974282987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/ancaman-perang-modern.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/1421660799974282987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/1421660799974282987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/ancaman-perang-modern.html' title='Ancaman Perang Modern'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slp-XCOTZ_I/AAAAAAAAAQo/Lyzd51LFA4Q/s72-c/invasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-501576910973482237.post-3453669388655581263</id><published>2009-07-04T18:39:00.000-07:00</published><updated>2009-07-11T19:38:33.933-07:00</updated><title type='text'>Damai itu Indah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlAlTcD1aUI/AAAAAAAAAMc/keiY_d3y_eI/s1600-h/perdamaian5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlAlTcD1aUI/AAAAAAAAAMc/keiY_d3y_eI/s400/perdamaian5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354820972823537986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlASeLrnxdI/AAAAAAAAALo/qYU5aYRpqyc/s1600-h/spacer.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 1px; height: 1px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlASeLrnxdI/AAAAAAAAALo/qYU5aYRpqyc/s320/spacer.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354800266684646866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;dan &lt;a href="http://www.blogger.com/id.wikipedia.org/wiki/Malaysia"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Malaysia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;sebenarnya adalah saudara serumpun dari etnis melayu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;bedanya Indonesia adalah bekas jajahan Belanda dan terlebih dahulu merdeka yang kemudian di susul oleh Malaysia yang mendapatkan kemerdekaannya dari Inggris&lt;/span&gt;&lt;span&gt;. Ibarat kata Indonesia dan Malaysia adalah kakak dan adik yang sama-sama etnis melayu. Kedua negara tersebut hidup berdampingan dan membentuk suatu wadah or&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ganisasi  perhimpunan bangsa-bangsa di asia tenggara yang bernama &lt;a href="http://www.blogger.com/id.wikipedia.org/wiki/Kategori:ASEAN"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;ASEAN&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;/span&gt;&lt;cite&gt;Association of&lt;/cite&gt;&lt;cite&gt; &lt;/cite&gt;&lt;cite&gt;Southeast Asia) &lt;/cite&gt;&lt;span&gt;yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan so&lt;/span&gt;&lt;span&gt;sial dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya. Serta memajukan perdamaian di tingkat regional.&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlbRC8cJyNI/AAAAAAAAAPQ/uhRyMHSvhok/s1600-h/asean_map.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlbRC8cJyNI/AAAAAAAAAPQ/uhRyMHSvhok/s400/asean_map.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356698655317936338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ungguh sangat disayangkan bila ASEAN yang sudah terbentuk ini ternyata hanyalah sebuah simbol belaka sedangkan misi dan visinya yang sudah pernah dirasakan dikawasan Asia tenggara sudah tidak terlihat lagi hanya karena adanya perselisihan diantara masing-masing anggotanya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; T&lt;/span&gt;&lt;span&gt;idak dapat dipungkiri bahwa masalah perbatasan yang tidak jelas bagi masing-negara ASEAN dapat memberikan dampak yang fatal bagi kelangsungan negara-negara anggota.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Contoh seperti yang dialami oleh Negara In&lt;/span&gt;&lt;span&gt;donesia dan Malaysia yang saling berebut wilayah perbatasan karena tidak jelasny&lt;/span&gt;&lt;span&gt;a tapal batas an&lt;/span&gt;&lt;span&gt;tara kedua belah negara. Indonesia memiliki jutaan pulau akan terancam kehila&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ngan pulau-pulau terluarnya akibat kurang seriusnya perhatian pemerintah terhadap wilayahnya. Potensi inilah yang akan mengganggu stabilias keamanan Indonesia menjadi kurang terkontrol, seh&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ingga menjadikan negara-negara tetangga mencari kesempatan untuk melebarkan wilayahnya&lt;/span&gt; dengan mengakui pulau-pulau terluar indonesia untuk dimasukkan kedalam wilayahnya.&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kenapa kita bangsa Indonesia dan Mala&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ysia selalu saling membenci dan mengumpat habis-habisan? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Ternyata setelah di telusuri, rasa saling benci tertanam sejak jaman Soekarno yang pada masa itu telah melakukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konfrontasi_Indonesia-Malaysia"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Konfrontasi Malaysia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; besar-besaran terhadap wilayah yang diyakini oleh &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; akan dijadikan sebagai negara boneka bentukan inggris yang akan mengancam eksitensi dan keberadaan Indonesia pada waktu itu. Hal tersebut sangat beralasan, karena menurut pemikiran banyak orang, Inggris sebelumnya pernah gagal memancangkan kakinya di bumi Indonesia dan masih berupaya untuk meng&lt;a href="http://www.blogger.com/id.wikipedia.org/wiki/Invasi"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;invasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;nya kembali melalui sekutu. Mungkin menurut pemikiran Soekarno waktu itu, bila &lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt; sampai berhasil menguasai malaysia dan menjadikannya sebagai Federasi Malaysia, Inggris akan bisa mengontrol negara tersebut untuk dijadikan sebagai wilayah keduanya dan bisa dijadikan sebagai tempat untuk menginvasi Indonesia untuk yang kesekian kali. Disamping itu inggris juga ingin memasukkan malaysia kedalam &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Southeast_Asia_Treaty_Organization"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Southeast Asia Treaty Organization&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (SEATO) yang beranggotakanInggris, Amerika, Filipina, Australia dan Thailand sebagai pakta pertahanan di Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kenapa sampai sekarang Indonesia dan Malaysia masih saling benci?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut dapat dimaklumi karena Sejarah masa lalu yaitu Konfrontasi RI dengan Malaysia. Seperti AS saat Menginvasi Vietnam, sampai sekarang meski negara udah berdamai akan tetapi rakyatnya masih sedikit banyak menyimpan dendam masa lalu. Jadi apa yang dilakukan oleh pemerintahan RI pada masa itu sebagian masih belum bisa dimaafkan oleh rakyat tua malaysia hingga kegenerasi mudanya turun temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa keuntungan pihak asing bila perang Indonesia - Malaysia berlangsung?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila perang RI-Malaysia sampai terjadi otomatis pihak asing yang berkepentingan dimasing-masing negara akan merasa diuntungkan dari segi ekonomi, Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam. karena RI dan Malaysia bisa dipastikan saling berlomba untuk melengkapi persenjataan mereka dengan yang lebih mutakhir dan canggih meski ekonomi melemah sekalipun. Sehingga yang paling potensi untuk menanggung hasil akhir dari perang ini adalah rakyat. Disamping itu bila RI - Malaysia bersatu bisa di tebak juga akan banyak negara-negara barat akan kehilangan eksitensinya di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Asia tenggara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; karena adanya satu ikatan rumpun akan menjadikan RI - Malaysia menjadi kuat dan negara barat menganggapnya sebagai suatu potensi ancaman bagi militer sekutunya di asia tenggara yaitu Singapura dan Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlhhbK1X2RI/AAAAAAAAAP4/phv7uxYc5x4/s1600-h/sm3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 308px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlhhbK1X2RI/AAAAAAAAAP4/phv7uxYc5x4/s400/sm3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357138876149782802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tindakan apa yang akan dilakukan oleh pihak-pihak asing yang ingin supaya eksitensi me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;re&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ka di asia tenggara tidak terancam?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut pemikiran saya, keberadaan Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan Asia tenggara dan netral dengan segala bentuk militernya akan membuat kawasan lain merasa tersisih dan terancam. Ditambah dengan adanya Malaysia yang nota bene adalah serumpun dan juga memiliki kultur budaya yang sama akan menambah kekhawatiran sebagian negara kawasan Asia tenggara. Oleh sebab itu pihak asing yang merasa keberadaannya terancam oleh Kebesaran militer Indonesia yang pada masa itu, berupaya untuk melumpuhkan armada militer Indonesia dan memperlemah posisinya dimata internasional dengan cara-cara mengembargo militer Indonesia dengan berbagai macam alasan yang pada waktu menggunakan isu HAM. Kemudian saling mengadu domba kedua negara yaitu RI - Malaysia untuk saling membenci dan berperang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa untung ruginya bila Indonesia da&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;n M&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;alaysia saling berperang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagi kedua belah pihak tidak ada yang merasa diuntungkan dari kemenangan perang tersebut, malah sebaliknya keduanya akan merasa kesulitan untuk mengembalikan stabilitas perekonomiannya karena dampak dari perang. Dan ujung-ujungnya rakyat juga yang akan paling sangat dirugikan dan menderita. Coba lihat hasil dari Perang Irak, siapa yang merasa untung dan dirugikan, AS sendiri sebagai agresor juga mengalami kerusakan Ekonomi karena perang bahkan imbasnya keseluruh dunia. Kemudian perang Asia Timur yang digalakkan oleh Jepang melawan AS, siapa juga yang merasa untung dan rugi karena kedua-duanya juga sama-sama hancur dan rakyat juga yang menjadi keganasan dari perang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlbfCreagCI/AAAAAAAAAPY/nJjG-3Y8t3Q/s1600-h/KRI+rudal.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlbfCreagCI/AAAAAAAAAPY/nJjG-3Y8t3Q/s400/KRI+rudal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356714043926806562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Apa tujuan dari perang yang sebenarnya? &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Perang digunakan oleh suatu kawasan atau negara bila wilayahnya merasa terancam dan terjajah atau kedaulatannya dilecehkan oleh negara lain. Dan selama kedua negara tidak saling menyerang dan mengganggu maka perang tidak akan terjadi. Tapi apakah harus dengan perang selama &lt;a href="http://www.blogger.com/id.wikipedia.org/wiki/Diplomasi"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;diplomasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; masih bisa diusahakan, karena perang adalah solusi terakhir bila semua jalan yang ditempuh sudah tidak bisa digunakan lagi. Dan siapkah rakyat bila suatu saat nanti mereka akan dibutuhkan untuk keikut sertaannya dalam membela kelangsungan negaranya untuk berperang.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlBKHJIuiKI/AAAAAAAAANs/H_PNKG73XvQ/s1600-h/PERDAMAIAN11.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 117px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlBKHJIuiKI/AAAAAAAAANs/H_PNKG73XvQ/s400/PERDAMAIAN11.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354861443515582626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimana bila Indonesia dan Malaysia bersatu?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span&gt;u&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ngguh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;d&lt;/span&gt;&lt;span&gt;iluar dugaan, bisa kita bayangkan betapa besar kepercayaan diri kita saat menghadapi tekanan-tekanan dari pihak asing, dengan &lt;/span&gt;&lt;span&gt;segala eksitensi Indonesia-Malaysia akan membuat negara kawasan khususnya yang ingin mengacauk&lt;/span&gt;&lt;span&gt;an stabilitas dan keamanan akan merasa terpojok dan berpikir dua kali bila ingin menginvasi salah satu dari kita. Dari segi pertahanan kita bisa saling mengisi segala kekurangan yang ada di armadanya masing-masing dan membangun industri pertahanan yang kuat. Saling berbagi dan saling melindungi bila salah satu dari kita terusik oleh kekuatan asing. Itulah yang membuat pihak asing merasa untuk perlu membuat Indonesia - Malaysia saling membenci dan bermusuhan, dengan tujuan agar masing-&lt;/span&gt;&lt;span&gt;masing negara mudah untuk di setir dan di kontrol. Ingat asing sangat licik dan bermuka dua.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dengan apa mereka memecah belah dan mengadu domba kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya sudah jelas bahwa &lt;a href="http://www.blogger.com/id.wikipedia.org/wiki/Intelijen"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Intelijen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sangat berperan dalam semua ini, jangan sampai kita bernasib sama dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Soviet"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Uni Soviet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang sangat &lt;/span&gt;&lt;span&gt;kuat kemudian terpecah belah menjadi bagian-bagian kecil yang lemah sehingga mudah di kontrol oleh pihak yang berkepentingan disana. Kita harus berani belajar dan mengakui eksitensi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Eropa"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Uni Eropa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (UE)&lt;/span&gt; yang masih bersatu dan kuat untuk saling melindungi. Atau seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Rakyat_Cina"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;China&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang rakyat dengan People Liberation Army (PLA) bersatu padu sehingga menjadi kuat dan masuk dalam daftar ancaman bagi pihak barat (Amerika yang terkenal dengan Super Power).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jadi masih perlukah kita untuk berperang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlheDeZZQDI/AAAAAAAAAPw/0iKvI8IHt9I/s1600-h/sbypanser03.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 226px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlheDeZZQDI/AAAAAAAAAPw/0iKvI8IHt9I/s400/sbypanser03.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357135170549399602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;Akhir kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh isi tulisan dari blog ini adalah supaya ada kesadaraan dari masing-masing pihak, rekan-rekan, saudara yang setanah air maupun yang dari negeri seberang. Sebagai peringatan janganlah kita mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan di negeri kita masing-masing. Ingat, seorang provokator akan merasa senang dan puas bila isu yang dilontarkannya mampu mengguncang persaudaraan dan bahkan melibatkan negara. Bahkan dengan melihat adanya banyak kasus yang melibatkan kedua negara maka dia merasa puas. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Siapa yang paling diuntungkan bila terjadi perang?  tentu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;nya para produsen senjata beserta kelengkapannya dan piha&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;k-pihak yang memiliki kepentingan tinggi yang bisa mendapat keuntungan dari perang tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf Bagi yang merasa kurang pas dengan blog ini silahkan dikomentari untuk diralat, saya hanya menganalisa saja sesuai kacamata saya yang nota bene adalah orang bodoh. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mari bersam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;a-sama mendamaikan Dunia&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Terima kasih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slb5_wgRf7I/AAAAAAAAAPg/WBbLT9qnt2U/s1600-h/Peace_Mission_2007-011.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 531px; height: 368px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slb5_wgRf7I/AAAAAAAAAPg/WBbLT9qnt2U/s400/Peace_Mission_2007-011.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356743680551124914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slb-lUj9tpI/AAAAAAAAAPo/5aCOsfxu8zk/s1600-h/background1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 530px; height: 99px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/Slb-lUj9tpI/AAAAAAAAAPo/5aCOsfxu8zk/s400/background1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356748723931952786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/501576910973482237-3453669388655581263?l=perdamaian-asia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/feeds/3453669388655581263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/untung-rugi-perang-ri-malaysia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3453669388655581263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/501576910973482237/posts/default/3453669388655581263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://perdamaian-asia.blogspot.com/2009/07/untung-rugi-perang-ri-malaysia.html' title='Damai itu Indah'/><author><name>Tim A</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-n5Zc-DKQzxs/TxLg0uxVenI/AAAAAAAACI8/7sjxM-Gxb3c/s220/Topeng%2BPandangan%2BMalam%2BAgar%2BBisa%2Bmelihat%2BDi%2BKegelapan.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/SlAlTcD1aUI/AAAAAAAAAMc/keiY_d3y_eI/s72-c/perdamaian5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
